Juni 9, 2024
Datu Sirang Cintapuri

Makam Datu Sirang di desa Cintapuri, Kecamatan Cintapuri. Foto-ALBANJARI.COM

ALBANJARI.COM, CINTAPURI – Di Desa Cintapuri, Kecamatan Cintapuri Darussalam, Kabupaten Banjar terdapat satu makam yang dikeramatkan. Warga mengenalnya dengan sebutan Makam Datu Sirang.

Datu Sirang menurut salah satu keturunannya, Abdullah atau yang akrab disapa Angah Aab, bernama lengkap Syekh Abu Basyar bin Datu Mancal bin Ahmad.

Dia  memiliki enam saudara yaitu Datu Syekh Masya’ad (Datu Janggut), Datu Bujaya, Datu Taher, Datu Idris, Datu Santot, Datu Jami’ah (Istri Datu Arsyad Pulau Bahalang).

“Beliau adalah salah seorang tokoh pejuang tanpa pamrih saat pecahnya Perang Banjar yang dipimpin Pangeran Antasari,” ujarnya, Rabu (15/06/22).

Datu Sirang, menurut cerita warga turun temurun, dikenal sakti. Dia pernah tertangkap penjajah, namun dia tak dapat dilumpuhkan.

“Pernah para penjajah menangkap beliau dengan cara mengikatnya dan menenggelamkan ke dalam sungai, namun beliau malah hilang dan kembali ke Desa Cintapuri dengan selamat,” tutur Angah Aab.

Datu Sirang selain sebagai tokoh pejuang,  juga dikenal sebagai Kepala Desa Cintapuri masa itu. Cintapuri kala itu membawahi beberapa desa sekarang, seperti Desa Surian, Desa Garis, Desa Banua Anyar, Desa Keramat Mina, Desa Paku, Desa Galam Rabah, Desa Alalak Padang, dan Desa Simpang Lima.

Kontributor MWC Cintapuri: Nanang Qosim

Editor: Muhammad Bulkini

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *