Juni 9, 2024
Ket Foto: Stand Pondok Pesantren Darussalam di Momentum Peringatan Hari Santri 2022 menyediakan tasbih dari kayu ulin bangunan pesantren yang lama. Foto-Albanjari.com/Anwar Syarif

Ket Foto: Stand Pondok Pesantren Darussalam di Momentum Peringatan Hari Santri 2022 menyediakan tasbih dari kayu ulin bangunan pesantren yang lama. Foto-Albanjari.com/Anwar Syarif

ALBANJARI.COM, MARTAPURA – Stand Pondok Pesantren Darussalam di Momentum Peringatan Hari Santri 2022 menyediakan tasbih dari kayu ulin bangunan pesantren yang lama.

Stand tersebut berlokasi di Ruangan Hijau Terbuka (RTH) alun-alun Martapura, tepatnya di kanan panggung utama pada event Hari Santri yang diselenggarakan oleh PCNU Banjar dan Pemerintah Kabupaten Banjar.

Terpantau, selain menampilkan nama-nama sekolah di bawah yayasan Pondok Pesantren Darussalam, stand ini juga menyediakan tasbih dari bangunan ulin pesantren yang lama.

Kordinator stand, Robi menjelaskan, hasil dari penjualan akan diserahkan kepada pihak pesantren yang kemudian digunakan untuk kemaslahatan, seperti pembangunan dan sarana prasarana.

“Hasil dari penjualan ini buat pondok, pembangunan pondok,” jelasnya.

Setiap pembelian akan diberikan paket lengkap, seperti sertifikat yang menjadi ciri keaslian produk.

“Satu paket langsung, ada sertifikatnya untuk ciri dari keaslian buatan,” katanya.

Untuk harga penjualan di alun-alun Rp350.000. Jika pembelian langsung di Pondok Pesantren Darussalam dihargai Rp300.000, selain tasbih, di stand Darussalam juga tersedia tongkat seharga Rp1 juta.

Sementara itu, ada juga tersedia gantungan kunci berlogo Pondok Pesantren yang dihargai mulai dari Rp8 ribu hingga Rp15 ribu.

Reporter: Anwar Syarif
Editor: Muhammad Bulkini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *