
Albanjari.com, Martapura – Banjir yang masih menggenang di sebagian wilayah Desa Akar Baru RT 01 dan Desa Melayu Ilir, Kecamatan Martapura Timur, menggerakkan kepedulian Barisan Ansor Serbaguna (Banser) untuk turun langsung membagikan paket bantuan kepada warga terdampak.
Dengan menyusuri jalanan yang licin, tergenang, dan berlumut akibat banjir yang belum sepenuhnya surut, anggota Banser tetap berupaya menjangkau rumah-rumah warga demi menyalurkan bantuan. Kondisi medan yang cukup berat bahkan menyebabkan salah satu relawan yang juga merupakan penyumbang bantuan sempat terjatuh. Meski demikian, hal tersebut tidak menyurutkan semangat para relawan untuk melanjutkan penyaluran bantuan hingga selesai.
Sebanyak 100 paket bantuan disalurkan kepada warga terdampak banjir. Paket bantuan utama berisi telur, susu, mi instan, kopi, wafer, biskuit Marie, sachet Super Bubur Ayam, serta Antangin, yang dikemas dalam wadah tupperware dan plastik guna memudahkan pendistribusian kepada masyarakat. Selain itu, Banser juga membagikan tambahan roti dan makanan ringan (snack) khusus untuk anak-anak.
Penyaluran roti dan snack tersebut disambut antusias oleh anak-anak. Mereka tampak berlarian kegirangan saat menerima makanan ringan, menghadirkan suasana haru dan kebahagiaan sederhana di tengah kondisi banjir yang masih melanda wilayah tersebut.
Turut menyerahkan bantuan dalam kegiatan ini Wakil Kepala Satuan Khusus (Wakasatsus) Bagana Satkorcab Banser Kabupaten Banjar, Imam Moh. Yasin, bersama Ketua PC GP Ansor Kabupaten Banjar, Edy Rosadi. Keduanya hadir langsung mendampingi Banser dalam penyaluran bantuan kepada masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga melibatkan tiga dermawan yang ikut berpartisipasi secara langsung dalam penyerahan bantuan kepada warga terdampak banjir.
Ketua PC GP Ansor Kabupaten Banjar, Edy Rosadi, menyampaikan bahwa kehadiran Banser dan GP Ansor merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial terhadap masyarakat.
“Kami hadir semampu kami untuk membantu dan meringankan beban warga yang terdampak banjir. Meski jalanan licin dan medan cukup berat, Banser bersama GP Ansor tetap berupaya turun langsung agar bantuan bisa sampai kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa pada hari tersebut, kegiatan Banser terbagi di lima titik dan bentuk pengabdian. Pertama, penyaluran bantuan di Desa Akar Baru dan Desa Melayu Ilir. Kedua, penyaluran bantuan untuk warga terdampak banjir di wilayah Kelurahan Tanjung Rema Darat. Ketiga, aksi bakti sosial berupa penggalangan dana di Simpang Empat Lampu Merah Sekumpul. Keempat, pelaksanaan pengamanan (PAM) resepsi pernikahan anak Rais Syuriyah PCNU Kabupaten Banjar di Gedung Serbaguna STAI Darussalam Martapura. Kelima, membantu warga terdampak banjir yang sedang berduka, termasuk membantu persiapan pemandian jenazah hingga pemakamannya.
Di sela kegiatan tersebut, salah satu penyumbang bantuan juga menyampaikan apresiasi atas peran Banser dalam pendistribusian bantuan.
“Terima kasih banyak kepada Banser Kabupaten Banjar yang telah membantu mendistribusikan bantuan yang kami siapkan. Semoga selalu sehat dan sukses untuk buhan pian semua. Mudah-mudahan banjir cepat surut, dan tetap semangat dalam membantu masyarakat,” ungkapnya.
Sementara itu, salah seorang warga terdampak yang baru saja berduka karena kehilangan orang tuanya menyampaikan rasa haru atas perhatian yang diberikan.
“Di tengah duka dan musibah banjir ini, perhatian dan bantuan yang kami terima sangat menguatkan kami. Terima kasih atas kepedulian Banser dan GP Ansor,” ungkap warga tersebut.
Warga terdampak banjir lainnya juga menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran Banser, GP Ansor, dan para dermawan. Mereka berharap perhatian dan bantuan seperti ini dapat terus berlanjut hingga kondisi benar-benar pulih, serta adanya solusi jangka panjang agar banjir yang kerap terjadi setiap tahun dapat diminimalkan.
Aksi kemanusiaan ini menjadi wujud nyata kepedulian Banser bersama GP Ansor dan para donatur, sekaligus memperkuat semangat gotong royong di tengah musibah banjir yang melanda wilayah Martapura Timur, Kabupaten Banjar.
Editor: Muhammad Fahrie






