Mei 27, 2024

Keterangan Foto. SC Muhammad Baiturrahim. Muhammad Sahlani. OC Beny Azi Lesmana Thahir, Muhammad Anwar

ALBANJARI.COM, MARTAPURA – Panitia Kegiatan Konferensi Wilayah (Konferwil) Ikatan Pelajar Nahdlatu Ulama (IPNU) Kalimantan Selatan dan Kemah Bakti Aswaja mengadakan Konferensi Pers terkait Launching Logo dan Tema Kegiatan Konferwil yang akan diselenggarakan di Kotabaru akhir Desember 2022 mendatang, Selasa (29/11/22).

Konferensi Wilayah ke-XIII ini dilaksanakan di Kabupaten Kotabaru berdasarkan kesepakatan pada rapat bersama Pimpinan Cabang IPNU se-Kalimantan Selatan pada bulan Juni 2022 lalu.

“Kegiatan ini akan berlangsung pada 29 sampai dengan 31 Desember 2022,” ucap Beny Azi Lesmana Tahir, Ketua Pelaksana Konferwil IPNU Kalsel.

Kegiatan yang akan berlangsung di Bumi Saijaan ini bertajuk wisata dengan mengangkat tema Bagarak Matan Bumi Saijaan Gasan Pelajar Kalsel B.U.N.G.A.S (Baiman, Unggul, Gagah, Aman wan Sejahtera).

Logo dan Tema Resmii Konferwil XIII IPNU Kalsel

Adapun logo untuk Konferwil IPNU Kalsel tersebut mengambil beberapa unsur kedaerahan yakni Ikan Todak, Gunung dan Gelombang Laut. Untuk filosofi dari logo Konferwil IPNU Kalsel tersebut yaitu :

1. Simbol ikan todak yang merupakan ikon Kotabaru diartikan sebagai sosok yang kokoh, tangguh, hebat dan tajam seperti pedang. Ikan todak yang dibaluti dengan warna kuning diartikan sebagai sesuatu yang memberikan energi dan kecerahan serta kehangatan.

2. Simbol gunung sebagai lambang perjuangan, dimana puncak tertinggi dari gunung diartikan sebagai tujuan dari pendakian panjang yang memerlukan proses dan bahu-membahu untuk mencapainya.

3. Simbol laut diartikan sebagai sebuah instrumen yang luas, yang memberikan kesan bebas dan menenangkan. Serta diartikan sebagai karakter yang imajinatif dan peka terhadap problematika yang hadir.

Beny Azi Lesmana Tahir menerangkan Konferwil kali ini mungkin akan berbeda dengan kegiatan Konferwil biasanya.

“Konferwil kali lebih mengusung konsep bermusyawarah sambil berwisata,” pungkasnya.

Reporter: Muhammad Anwar

Editor: Muhammad Abdillah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *