
Poros Pelajar Kalsel berbagi takjil di Bundaran Palm Banjarbaru Rabu, (11/3/2026)
Albanjari.com, Banjarbaru – Suasana sore di sekitar Bundaran Palm, Kota Banjarbaru, terasa berbeda dan penuh keberkahan pada Rabu (11/3/2026). Memanfaatkan momentum bulan suci, beberapa pelajar yang tergabung dalam “Poros Pelajar Kalsel” ( IPNU, IPPNU, IPM, PII ) turun ke jalan untuk menggelar aksi simpatik berbagi takjil kepada para pengguna jalan.
Kegiatan sosial ini mengusung tema yang sarat makna, yakni “Poros Pelajar Kalsel Mendukung Kamtibmas Aman dan Kondusif di Wilayah Provinsi Kalimantan Selatan”. Aksi ini tidak berjalan sendiri, melainkan wujud nyata kolaborasi dan sinergi yang kuat antara kelompok pelajar di Kalimantan Selatan.
Poros Pelajar Kalsel sendiri merepresentasikan persatuan generasi muda Islam di banua, yang terdiri dari gabungan organisasi besar yakni:
Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU), Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU), Pelajar Islam Indonesia (PII), Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Provinsi Kalimantan Selatan.
Menjelang waktu berbuka puasa, perwakilan pelajar dari keempat organisasi tersebut tampak kompak dan bahu-membahu membagikan paket takjil kepada para pengendara roda dua maupun roda empat yang melintas di kawasan Bundaran Palm. Senyum ramah dari para pemuda ini pun disambut antusias dan hangat oleh masyarakat sekitar.
Melalui kegiatan berbagi ini, Poros Pelajar Kalsel tidak hanya sekadar mencari keberkahan Ramadan. Lebih dari itu, mereka membawa pesan damai yang tegas kepada publik. Keterlibatan gabungan organisasi pelajar ini menjadi bukti nyata bahwa generasi muda Kalimantan Selatan memiliki kepedulian tinggi terhadap persatuan dan kerukunan.
Diharapkan, kolaborasi apik antara aparat elemen pelajar ini dapat menjadi inspirasi bagi seluruh lapisan masyarakat. Sinergi ini sekaligus mengukuhkan komitmen bersama bahwa menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) agar tetap sejuk, aman, dan kondusif adalah tanggung jawab seluruh pihak, demi kemajuan Provinsi Kalimantan Selatan.
Editor : Ahmad Mursyidi






