IMG-20261026-WA0023

Peserta MKQ dalam peringatan HSN 2026 Kabupaten Banjar se-Kalimantan Selatan Sabtu (24/10/2026) malam

Albanjari.com, Martapura – Sebanyak 32 peserta Musabaqah Khattil Quran (MKH) yang terdiri atas 16 putra dan 16 putri dalam Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 se-Kalimantan Selatan tampil memukau di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Alun-Alun Ratu Zalecha.

Mereka bukan melantunkan ayat suci Al-Qur’an dengan suara merdu, melainkan menuangkannya ke dalam bentuk seni tulisan indah pada Sabtu (24/10/2026) malam.

Perlombaan ini berlangsung selama 180 menit atau 3 jam. Para peserta diwajibkan menggunakan qalam dengan menulis berbagai jenis khat, seperti khat tsulust, farisi, dan nashki.

Sedangkan, untuk peserta putra ditantang untuk menuliskan Surah Al-Kahfi ayat 55, sementara peserta putri menuliskan Surah Al-Kahfi ayat 109.

Dewan Juri MKQ dalam peringatan HSN 2026 Kabupaten Banjar se-Kalimantan Selatan Sabtu (24/10/2026) malam

Dewan juri MKQ, Husnul Mujahidi mengatakan tahun ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, cabang Musabaqah Khattil Al-Qur’an (MKQ) kali ini menggunakan sistem dekorasi.

Menurutnya, penilaian tidak hanya berfokus pada ketepatan dan kebenaran tulisan, tetapi juga keindahan visual secara keseluruhan.

“Cabang dekorasi dinilai dari ketepatan dan kebenaran tulisan, kemudian susunan, tata warna, kerapian tentunya, serta ketepatan waktu penyelesaian,” tuturnya

Antusiasme masyarakat yang melintas di sekitar alun-alun pun cukup tinggi. Banyak pengunjung yang sengaja berhenti sejenak untuk menyaksikan ketelitian para peserta saat memadukan jemari mereka dengan kuas dan tinta warna-warni di atas kanvas.

Meskipun cuaca cukup hangat, konsentrasi para kaligrafer muda ini tetap terjaga demi menghasilkan karya bernilai seni tinggi.

Suasana semakin menegangkan ketika pembawa acara (MC) mengumumkan sisa waktu satu menit. Sejumlah peserta tampak sibuk memberikan sentuhan akhir untuk merapikan karya mereka, mengingat kerapian menjadi salah satu poin penting penilaian juri.

Salah satu peserta dari Pondok Pesantren Darul Ilmi, Kecamatan Liang Anggang, Banjarbaru, Amanina Bazla Aqilah mengatakan bahwa ia sudah berusaha tampil bagus tetapi merasa ada yang kurang rapi.

“Di menit-menit terakhir sebenarnya sudah selesai, cuman masih merasa kurang rapi. Tapi, saya sudah berusaha tampil yang terbaik,” ujarnya

Seluruh hasil karya peserta kini telah diserahkan kepada dewan juri untuk dinilai secara ketat.

Menurut informasi rencananya, pengumuman pemenang sekaligus penyerahan penghargaan akan dilangsungkan pada malam puncak pada Selasa (27/10/2026) malam.


Reporter : Fitri Annisa

Editor : Ahmad Mursyidi