
Rahmat Saleh beserta Bagana saat menyalurkan bantuan kepada warga terdampak banjir (foto: istimewa)
Albanjari.com, Martapura – Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Banjar selama hampir dua pekan terakhir terus menimbulkan dampak serius bagi kehidupan masyarakat. Ratusan rumah warga terendam, terutama di kawasan bantaran Sungai Martapura dan daerah dataran rendah. Menyebabkan aktivitas harian lumpuh dan kebutuhan dasar semakin sulit dipenuhi.
Dalam situasi darurat tersebut, Banser Tanggap Bencana (BAGANA) Satkorcab Banser Kabupaten Banjar aktif membersamai Anggota DPRD Kabupaten Banjar Fraksi Gerindra, Rahmat Saleh. Saat dirinya meninjau dan menyalurkan bantuan bagi warga di Desa Tambak Baru dan Desa Tambak Baru Ulu, Kecamatan Martapura, Sabtu (3/1/2026) sore.
Bagana merupakan satuan khusus Banser yang mengemban amanah melaksanakan program-program sosial kemasyarakatan GP Ansor. Bagana memiliki kualifikasi khusus di bidang penanggulangan bencana. Fungsi dan tanggung jawabnya meliputi pencegahan bencana, tanggap darurat, hingga rehabilitasi pascabencana.
Ketua PC GP Ansor Kabupaten Banjar, Edy Rosadi, menyampaikan bahwa satuan khusus Bagana ini sudah terbentuk dan di SK-kan pada 4 Desember 2025 lalu. Menegaskan komitmen Banser untuk hadir dalam setiap situasi darurat.
Ia juga menambahkan, GP Ansor dan Banser akan terus berupaya membersamai masyarakat dalam setiap situasi darurat. Termasuk bencana banjir yang sedang terjadi.
“Yang paling dibutuhkan masyarakat saat ini adalah rasa kebersamaan dan kepedulian. Kehadiran Bagana bersama anggota DPRD dan ikut memfasilitasi warga yang membutuhkan perawatan medis adalah bentuk nyata pengabdian kami,” tutupnya.
Selain itu, Rusliansyah salah satu anggota Bagana menjelaskan, “Selain membantu distribusi bantuan, kami juga ikut serta memfasilitasi rujukan warga yang membutuhkan perawatan medis ke RSUD Ratu Zalecha Martapura. Sehingga mereka bisa langsung mendapatkan penanganan.” katanya.
Dalam kegiatan sosial ini, bantuan yang disalurkan mencakup sekitar 200 paket. Terdiri dari mi instan, air mineral, serta roti dalam puluhan dus. Sebelumnya. Bagana juga ikut menindaklanjuti kondisi seorang bayi berusia dua bulan yang mengalami muntaber di lokasi pengungsian.
Sementara itu, Rahmat Saleh mengatakan bahwa pemerintah daerah bersama Bupati Banjar telah lebih dulu turun ke lapangan menyalurkan bantuan kesehatan dan obat-obatan.
“Alhamdulillah pemerintah daerah sudah bergerak cepat membantu warga, baik dari sisi kesehatan maupun logistik,” ujarnya.
Berdasarkan data pemerintah daerah, banjir saat ini berdampak pada sekitar 5.000 jiwa. Di Desa Tambak Baru Ulu, tercatat sekitar 150 rumah di enam RT masih terendam banjir.
Dalam kunjungannya, Rahmat Saleh berdialog dengan warga untuk menyerap aspirasi dan kebutuhan mendesak mereka, berharap bantuan dari berbagai pihak terus mengalir hingga kehidupan masyarakat kembali pulih.
GP Ansor dan Banser Kabupaten Banjar menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan membersamai masyarakat dalam misi kemanusiaan, khususnya pada situasi darurat seperti bencana banjir ini.
Editor: Muhammad Fahrie






