IMG-20260713-WA0053

Foto bersama peserta pelatihan khatib Jumat dan Ied Senin, (13/7/2026) di Gedung NU Banjar (Foto : LTN PCNU Kabupaten Banjar)

Albanjari.com, Banjar – Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) PCNU Kabupaten Banjar gelar Pelatihan Khatib Jumat dan Ied Senin, (13/7/2026) di Lantai 3 Aula Guru Tuha Gedung NU Banjar dengan mengusung tema “Mewujudkan Khatib yang Kompeten, Moderat dan Inspiratif Dalam Membangun Umat.”

Pelatihan ini menghadirkan dua narasumber yaitu KH Hasanuddin bin KH Badruddin (Nazhir Mesjid Al Karomah Martapura, Pimpinan Umum Ponpes Darussalam Martapura, Wakil Rais Syuriah PCNU Kabupaten Banjar) dan KH Muhammad Zaki (Buyut KH Abdul Qadir Hasan, Ustadz Ponpes Darussalam Martapura, Wakil Khatib Syuriah PCNU Kabupaten Banjar)

KH Hasanuddin bin KH Badruddin menyampaikan materi khatib (Foto : LTN PCNU Kabupaten Banjar)

Ketua Pelaksana, Abdul Karim Jindan mengatakan bahwa kegiatan ini bermula dari keresahan dan permintaan, serta saran dan masukan dari MWC tiap kecamatan atas dasar kepedulian terhadap lingkungan dalam menjaga nilai Ke-Aswajaan

“Ini bukan sekadar menjalankan tugas kelembagaan, ini adalah bentuk kehadiran Nahdlatul Ulama untuk kemaslahatan dan bentuk komitmen Nahdlatul Ulama untuk menjaga nilai Ke-Aswaja-an. Bukan hanya untuk MWC kami sediakan, bahkan kami pun hadir untuk desa dan kelurahan melalui Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) yang turut kami libatkan,” jelasnya

Ia mengatakan bahwa pelatihan ini menghadirkan peserta dari berbagai kalangan yaitu para khatib yang memang sudah nyata dari sisi pengabdian, anak muda yang ingin belajar dan mengenal seputar kekhatiban, hingga para sepuh yang sudah tidak diragukan lagi dari segi keilmuan.

“Adapun kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan dari 17 kecamatan dari total 20 kecamatan yang ada di Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan. Dari desa dan kelurahan mengirimkan perwakilan, kemudian dari beberapa MWC pun ketua ikut dilibatkan,” ungkapnya

Bahkan, katanya para rais syuriah MWC pun hadir di tengah-tengah barisan diantaranya Ustadz Hamsyaini dari Mataraman, KH Mawardi dan H. Aspan dari Sungai Tabuk, Ustadz Yurian dari Kertak Hanyar, Ustadz Fitrian dari Cintapuri,  Ustadz Sofian dari Astambul, Ustadz Rifan dari Telaga Bauntung, Ustadz Mulkan dari Karang Intan.

“Insyaallah kegiatan ini bukan sekadar pelatihan dan bukan didesain untuk 1 kali pertemuan, ini hanya permulaan karena sejatinya ada beberapa tahapan,” terangnya.

Menurutnya, pelatihan ini didesain sebagai jembatan, tahap selanjutnya bersifat madrasah yang mempunyai kurikulum seperti sekolahan yang akan berkerjasama dengan LP Ma’arif.

“Tujuannya untuk sertifikasi dan standarisasi kualitas khatib agar sempurna dari segi syarat dan kerukunan, serta tidak melenceng dari nilai Ke-Aswaja-an,” katanya

Sementara itu, Ketua Lakpesdam, Ustadz Muhammad Baiturrahim menjelaskan bahwa pelatihan khatib ini bukan sekadar menjalankan program kerja, tetapi berangkat dari masukan dan aspirasi yang kami terima dari berbagai tokoh agama, pengurus masjid, serta beberapa masyarakat.

“Mereka menyampaikan bahwa yang dibutuhkan saat ini bukan hanya banyaknya khatib, melainkan khatib yang memiliki kualitas, baik dari sisi penguasaan materi, adab, teknik penyampaian, maupun kemampuan menyampaikan pesan-pesan keagamaan yang menyejukkan dan sesuai dengan kebutuhan umat,” jelasnya

Ia mengatakan atas dasar itulah LAKPESDAM NU Kabupaten Banjar berinisiatif menghadirkan pelatihan ini sebagai bentuk ikhtiar menjawab kebutuhan tersebut.

“Semoga pelatihan ini dapat melahirkan khatib-khatib yang berilmu, berakhlak, dan mampu menyampaikan dakwah yang menyejukkan serta mempererat persatuan umat, harapnya

Ia juga berharap pelatihan seperti ini bisa dilaksanakan secara berkelanjutan oleh Lakpesdam NU Kabupaten Banjar sehingga semakin banyak khatib yang siap memberikan kontribusi bagi kemajuan umat.

Penyerahan Sertifikat Penghargaan kepada Narasumber KH Muhammad Zaki (Foto : LTN PCNU Kabupaten Banjar)

Reporter : Ahmad Mursyidi