
Kaligrafi Surah Al Fath (Sumber : Pngtree)
Al-Qur’an merupakan anugerah Allah yang besar bagi umat Islam. Al-Qur’an mengandung keistimewaan dan keajaiban yang tidak dimiliki oleh kitab-kitab Allah yang lain. Semua keistimewaan dan keajaiban Al-Qur’an tidak dibatasi oleh ruang dan waktu.
Di setiap masa selalu muncul keistimewaan dan keajaiban baru, juga informasi-informasi baru pada surat dan ayat-ayat Al-Qur’an. Sangat pantas Al-Qur’an dinilai sebagai sumber inspirasi yang tidak ada habisnya.
Salah satu surat yang memiliki banyak keutamaan adalah Surat Al-Fath. Dalam kitab Shafwatut Tafasir, Syekh Muhammad Ali As-Shabuni mengutip hadits Nabi Muhammad saw riwayat Imam Ahmad:
لقد أنزلت علي الليلة سورة أحب إلي من الدنيا وما فيها
Artinya: “Sungguh telah diturunkan kepadaku pada suatu malam sebuah surat yang lebih aku sukai daripada dunia segenap isinya.” (HR Ahmad).
Hadits ini menunjukkan betapa agungnya surat tersebut, yang oleh para ulama dipahami sebagai Surat Al-Fath.
Selain itu, terdapat riwayat yang dikutip oleh Imam Al-Qurthubi dalam kitab Al-Jami’ li Ahkamil Qur’an dari Al-Mas’udi:
بلغني أنه من قرأ سورة الفتح في أول ليلة من رمضان في صلاة التطوع حفظه الله ذلك العام
Artinya: “Telah sampai kepadaku riwayat yang menyatakan bahwa orang yang membaca Surat Al-Fath di malam pertama bulan Ramadhan di dalam shalat sunah, maka Allah akan menjaganya pada tahun itu.” (Al-Qurthubi, Al-Jami’ li Ahkamil Qur’an, Beirut, Darul Kutub Al-’Ilmiyah: 2013, juz XVI, halaman 172).
Keutamaan Surat Al-Fath bukan hanya berdasarkan nash, tetapi juga berdasarkan tajribah (pengalaman spiritual) sebagian waliyullah. Dalam kitab Khazinatul Asrar, disebutkan:
وقال بعض العارفين: من قرأ سورة الفتح عند رؤية هلال رمضان في أول ليلة وسع الله رزقه في ذلك العام إلى آخره
Artinya: “Telah berkata sebagian Arifin: Barang siapa membaca Surat Al-Fath ketika melihat hilal Ramadhan di awal malam, maka Allah akan meluaskan rezekinya pada tahun tersebut hingga sampai akhir.” (Muhammad Haqqi An-Nazili, Khazinatul Asrar, Beirut: Darul Kutub Al-‘Ilmiyah: 2018, halaman 190).
Masih dalam sumber yang sama dijelaskan bahwa para ulama dahulu membaca Surat Al-Fath sebanyak 21 kali secara terus-menerus selama tiga, lima, atau tujuh hari untuk menggapai cita-cita dan menolak marabahaya. (An-Nazili, hal.191)
Keterangan dari Kitab-Kitab Ulama
Di dalam kitab Kanzun Najaah Was Surur karya Syeikh ‘Abdul Hamid bin Muhammad ‘Ali bin ‘Abdul Qaadir al-Quddus al-Makki asy-Syafie, disebutkan tentang faedah membaca Surat Al-Fath pada malam awal Ramadhan.
Syaikh Abu Bakar an-Naisaaburi berkata, “Aku telah mendengar Muhammad bin ‘Abdul Malik berkata, aku telah mendengar Yazid bin Harun berkata, aku telah mendengar as-Sam’udi berkata, ‘Telah sampai kepadaku bahwa barangsiapa membaca Surah Al-Fath pada malam pertama Ramadhan di dalam sholat tathawwu’ (shalat sunah), dia berada di dalam penjagaan Allah untuk tahun tersebut.’”
Sulthonul Ulama’ Al Habib Salim bin Abdullah Asy Syathiri berkata:
“Hendaknya kita melakukan shalat di malam pertama bulan Ramadhan empat rakaat, yang dibaca untuk setiap rakaatnya satu maqra’ dari Surah Al-Fath (Inna fatahna laka fathan mubina…).”
Diriwayatkan oleh Al-Khatib Asy-Syarbini bahwa barang siapa melakukan hal tersebut di awal malam Ramadhan, ia akan menjalani kehidupannya setahun dalam kebaikan dan berkecukupan.
Cara pengamalan dari beberapa sumber di atas sebagai berikut:
- Dirikan shalat sunah apa pun di malam pertama Ramadhan.
- Setelah membaca Al-Fatihah, bacalah separuh Surat Al-Fath pada rakaat pertama.
- Sempurnakan separuhnya lagi pada rakaat kedua.
- Bisa dilakukan dua rakaat atau empat rakaat.
Dalam kitab Al-Wasaailul asy-Syaafi’ah fi al-Adhkar an-Naafi’ah karya al-Imam al-‘Allamah as-Sayyid asy-Syarif al-Muhaddits al-Habib Muhammad bin ‘Ali Khirid al-‘Alawi al-Husaini at-Tarimi (wafat 960 H), halaman 474, disebutkan:
Dari Sayyidina Abdullah Ibnu ‘Umar RA, Rasulullah SAW bersabda:
“Telah diturunkan kepadaku semalam satu surah yang lebih kukasihi daripada segala apa yang terbit matahari atasnya (yakni dunia dan segala isinya), dan dianjurkan agar dibaca pada awal malam bulan Ramadhan. Maka bacalah dan ajarkan kepada anak-anak kalian, insya Allah mereka tidak akan ditimpa kesusahan.”
Syeikh Hussin Qudri Martapura dalam karyanya Senjata Mukmin halaman 92 juga menjelaskan:
“Surah Al-Fath (khasiatnya), barang siapa membacanya tiga kali pada malam permulaan timbul bulan Ramadhan, insya Allah terpeliharalah ia di dalam setahunan itu dari marabahaya dan diluaskan rezekinya.”
Amalan ini juga diperoleh dari Habib Alwi Ba’Alawy (Majelis Ahbaburrosul) dan telah mendapatkan izin untuk disebarluaskan.
Demikian keutamaan membaca Surat Al-Fath yang sangat luar biasa. Semoga Allah memberikan kita pertolongan untuk selalu membaca kalam-Nya, mengamalkannya, dan mengambil keberkahannya. Amin. Wallahu a’lam.
Penulis : Ahmad Mursyidi








