
Stand Pondok Pesantren Takhashush Diniyah, Kecamatan Beruntung Baru di HSN 2026 se-Kalsel (Foto : Najla)
Albanjari.com, Martapura – Pondok Pesantren Takhashush Diniyah, Kecamatan Beruntung Baru, Kabupaten Banjar, turut memeriahkan peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 di Alun-Alun Ratu Zalecha Martapura dengan memamerkan berbagai produk dan karya keterampilan santri serta santriwati.
Pondok pesantren yang berlokasi di Handil Gayam, Kampung Baru, tersebut menampilkan beragam hasil karya, mulai dari kain sasirangan, keripik, kaligrafi, hingga sketsa wajah yang dipasarkan kepada pengunjung.

Kain sasirangan dan keripik yang dipamerkan merupakan hasil produksi santri dan santriwati sendiri. Untuk mengembangkan keterampilan tersebut, pondok pesantren juga mengadakan pelatihan pembuatan sasirangan dan keripik bagi para santri.

Selain produk kerajinan, stan Pondok Pesantren Takhashush Diniyah menampilkan miniatur lingkungan pondok yang dibuat langsung oleh santri dan santriwati. Miniatur tersebut menggambarkan sejumlah bangunan, seperti kelas putra dan putri, kantor yayasan, serta gazebo.

Di bidang seni, pondok pesantren turut memasarkan karya kaligrafi dan sketsa wajah. Kaligrafi juga menjadi salah satu kegiatan ekstrakurikuler yang diselenggarakan untuk mengembangkan kreativitas dan keterampilan seni para santri.
Salah seorang santri, Muhammad Ermega, dikirim untuk belajar kaligrafi di Lembaga Kaligrafi Al-Qur’an (LEMKA) yang berada di Sukabumi, Jawa Barat. Program tersebut menjadi bagian dari upaya mengembangkan kemampuan santri dalam seni kaligrafi.
Selain itu, pondok pesantren memiliki rencana untuk mendirikan lembaga kaligrafi di Kalimantan Selatan dalam dua hingga tiga tahun mendatang. Rencana tersebut diharapkan dapat menjadi wadah pembelajaran dan pengembangan seni kaligrafi bagi masyarakat, khususnya generasi muda.
Tidak hanya berfokus pada seni dan keterampilan kerajinan, Pondok Pesantren Takhashush Diniyah juga merencanakan pembukaan kegiatan ekstrakurikuler panahan atau archery sebagai salah satu pilihan untuk mengembangkan minat dan bakat santri.
Keikutsertaan Pondok Pesantren Takhashush Diniyah dalam peringatan HSN 2026 menjadi kesempatan untuk memperkenalkan berbagai kegiatan pendidikan, keterampilan, dan karya santri kepada masyarakat.
Melalui stan tersebut, pengunjung dapat melihat beragam aktivitas yang dikembangkan di lingkungan pondok pesantren, mulai dari produksi kerajinan hingga pembelajaran seni.
Berbagai produk dan karya yang dipamerkan menunjukkan kegiatan santri tidak hanya berkaitan dengan pembelajaran agama, tetapi juga mencakup pengembangan keterampilan dan kreativitas yang dapat menjadi bekal untuk masa depan.
Reporter: Najla
Editor : Ahmad Mursyidi






