Mei 27, 2024
Penyampaian materi jurnalistik oleh Ketua LTN NU Kabupaten Banjar, Muhammad Bulkini/foto-Abdillah

Penyampaian materi jurnalistik oleh Ketua LTN NU Kabupaten Banjar, Muhammad Bulkini/foto-Abdillah

ALBANJARI.COM, MARTAPURA – Ketua Lembaga Ta’lif Wan Nasyr  Nahdlatul Ulama (LTN NU) Kabupaten Banjar, Muhammad Bulkini menjadi pemateri Jurnalistik dalam kegiatan Makesta dan Pelatihan Skill yang diselenggarakan oleh Pimpinan Komisariat (PK) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Darussalam, Sabtu (19/10) siang.

Di pelatihan tersebut, Muhammad Bulkini memaparkan materi jurnalistik baik dari pengenalan apa itu warta, cara menulis berita dan cara menjadi wartawan yang baik.

“Manfaat mempelajari jurnalistik sangat banyak, diantaranya melatih agar kita berpikir secara runut dari 5W+1H sehingga terhindar dari berita hoax,” ujarnya saat menjawab pertanyaan dari peserta.

“Pentingnya kita mempelajari jurnalistik yaitu supaya kita bisa merangkai kata, jika kita sudah bisa membuat berita maka membuat karya lain seperti puisi , cerpen, novel itu akan mudah nantinya.” ucap redaktur Apahabar.com tersebut.

Muhammad Bulkini mengungkapkan, di zaman sekarang sangat jarang ada wartawan yang terlahir dari kalangan pondok pesantren.

“Untuk itu, semoga dengan pelatihan ini bisa mencetak penulis-penulis muda yang berasal dari kalangan santri,” harapnya.

Giyanti Sherly, Ketua Pelaksana  Makesta  PK IPNU IPPNU Darussalam mengatakan kegiatan ini merupakan terobosan baru, berbeda dari kegiatan yang sebelumnya.

“Kegiatan kami kali ini berbeda dari makesta – makesta sebelumnya, ada beberapa tambahan pelatihan skill diantaranya pelatihan jurnalistik dan pelatihan kewirausahaan, ” ucapnya.

Dia mengatakan kegiatan makesta biasanya para peserta hanya dibekali dengan beberapa materi seperti ke-Aswaja an,Ke-NU an, Wawasan Kebangsaan, Leadership dan Keorganisasian, Amaliyah Tradisi NU, serta materi tentang IPNU dan IPPNU.

“Dalam acara yang diselenggarakan di pertengahan November 2022 ini kami menambahkan ada pelatihan skill untuk peserta  agar mendapatkan ilmu tambahan,” ujarnya.

Acara yang diselenggarakan dari Kamis (17/10) hingga Sabtu (19/10) ini diikuti oleh 23 peserta dari kalangan santri dan santriwati Pondok Pesantren Darussalam Martapura.

Bertempat di Gedung PCNU Kabupaten Banjar, kegiatan ini menghadirkan beragam pemateri yaitu Ustadz Muhammad Zaki ,Lc , Ustadz Muhammad HR, Ustadz Rudini Rasyid, Muhammad Bulkini Hamdiani, Nurul Huda, Syarbani.

Editor: Muhammad Abdillah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *