
Penyerahan hasil penggalangan dana oleh PCNU dan Badan Otonom kepada LazisNU (foto: istimewa)
Albanjari.com, Martapura – PCNU Kabupaten Banjar bersama Badan Otonom (Banom) menyerahkan hasil penggalangan dana kemanusiaan banjir Sumatra kepada Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Shodaqoh (LAZISNU) Kabupaten Banjar Sabtu, (13/12/2025) di Gedung PCNU Kabupaten Banjar.
Penyerahan secara resmi ini diwakili oleh Ketua Pengurus Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Banjar sebagai Koordinator Lapangan kegiatan, Edy Rosadi kepada Ketua LAZISNU Kabupaten Banjar, Rusdi.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Rahmadi mewakili Ketua PC IPNU Kabupaten Banjar, Latipah selaku Ketua PC IPPNU Kabupaten Banjar, serta Jumransyah, Kepala Biro Penelitian dan Pengembangan Satkorcab Banser Kabupaten Banjar.
Adapun kegiatan penggalangan dana tersebut melibatkan banom GP Ansor, Banser, IPNU, dan IPPNU. Berikut hasil perolehan penggalangan dana setiap hari:
– Jum’at, 5 Desember: Rp 2.119.500 (GP Ansor, IPNU dan IPPNU)
– Sabtu, 6 Desember: Rp 2.760.000 (GP Ansor IPNU dan IPPNU)
– Selasa, 9 Desember (GP Ansor & IPNU): Rp 2.307.500
– Rabu, 11 Desember (GP Ansor IPNU dan IPPNU): Rp 2.270.000
– Kamis, 12 Desember (GP Ansor): Rp 921.000
– Jum’at, 13 Desember (GP Ansor & IPNU): Rp 1.635.200
Total keseluruhan Rp 12.013.200,- (dua belas juta tiga belas ribu dua ratus rupiah).
Edy Rosadi menjelaskan bahwa kegiatan bakti sosial ini dilaksanakan setiap hari setelah salat Ashar dari pukul 14.00 hingga 17.30 WITA dengan durasi sekitar 1,5 jam per hari.
“Aksi ini merupakan bentuk solidaritas dan kepedulian PCNU Kabupaten Banjar bersama Banom terhadap masyarakat terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat,” katanya.
Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada masyarakat, khususnya para penyumbang, serta kepada para ketua badan otonom (Banom) yang telah bersinergi dalam pelaksanaan penggalangan dana, seraya mendoakan semoga Allah SWT membalas seluruh kebaikan dengan pahala berlipat ganda serta mencurahkan keberkahan atas rezeki yang telah disedekahkan.
“Atas nama Koordinator Lapangan Penggalangan Dana, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung terselenggaranya kegiatan ini, semoga Allah SWT membalas seluruh kebaikan dengan pahala berlipat ganda serta mencurahkan keberkahan atas rezeki yang telah disedekahkan” ujar Edy Rosadi.
Ia menambahkan kegiatan penggalangan dana ini menjadi bukti nyata kepedulian dan solidaritas masyarakat, khususnya PCNU dan Banom Banjar, terhadap korban bencana.
“Semoga bantuan yang diberikan dapat meringankan beban mereka, dan semoga Allah SWT memberikan perlindungan, kesabaran, serta kekuatan bagi seluruh korban dan keluarga yang terdampak bencana,” tutupnya.
Sementara itu, Ketua LAZISNU Kabupaten Banjar, Rusdi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PCNU Kabupaten Banjar beserta seluruh Banom atas sinergi yang terbangun. Ia menegaskan bahwa dana yang diterima akan disalurkan sesuai peruntukannya kepada masyarakat yang terdampak Banjir tersebut.
“Terima kasih saya ucapkan kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam penggalangan dana ini. Dana donasi tersebut akan dikelola dengan amanah dan transparan, serta disalurkan tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan,” jelasnya
Rusdi juga mendoakan agar semua pihak yang terlibat mendapatkan keberkahan dan pahala berlipat dari Allah SWT.
Menurut Informasi di dapat dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) jumlah pengungsi korban banjir dan longsor di Provinsi Aceh terus berkurang, dari 817 ribu orang menjadi 586 ribu orang karena sebagian sudah kembali ke rumah masing-masing.
“Jumlah pengungsi di Aceh terus berkurang. Per Jumat (12/12) sebanyak 817 ribu dan hari ini, Sabtu (13/12), menjadi 586 ribu,” kata BNPB.
Secara keseluruhan, jumlah pengungsi korban banjir di tiga provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat berkurang dari 884 ribu menjadi 654 ribu orang.
Sementara, korban meninggal di tiga provinsi per Sabtu (13/12) tercatat sebanyak 1.006 orang, terdiri dari Aceh sebanyak 414 orang, Sumatera Utara 349 orang, dan Sumatera Barat 242 jiwa. Untuk data hilang kini tercatat 217 nama dari sebelumnya 226 nama.
“Data kebencanaan tersebut ada yang berkurang dan ada yang bertambah. Dinamika data tersebut karena ada validasi dan identifikasi di lapangan,” ujar BNPB
Editor : Ahmad Mursyidi






