
Ketua GP Ansor Kabupaten Banjar, Edy Rosadi (tengah) hadiri Pembentukan Ranting Ansor Rabu, (21/1/2026) di Desa Antasan Sutun
Albanjari.com, Antasan Sutun—Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Martapura Barat terus menunjukkan komitmennya dalam menjalankan program kerja organisasi melalui pembentukan ranting-ranting GP Ansor di tingkat desa Rabu, (21/1/2026).
Pembentukan ini usung tema Meneguhkan Pemuda Berorganisasi dan Berkhidmat untuk Negeri.
Ketua PC GP Ansor Kabupaten Banjar, Edy Rosadi menjelaskan d<span;>ari 13 desa yang ada di Kecamatan Martapura Barat, hingga saat ini telah terbentuk dua ranting, yakni Ranting GP Ansor Desa Sungai Rangas Ulu dan Ranting GP Ansor Desa Keliling Benteng Tengah. Kali ini, pembentukan ranting kembali dilaksanakan di Desa Antasan Sutun.
“Kegiatan pembentukan ranting berlangsung di Kantor Desa Antasan Sutun. Rombongan Ketua PAC GP Ansor Kecamatan Martapura Barat bersama Ketua Pimpinan Cabang (PC) GP Ansor Kabupaten Banjar tetap menuju lokasi kegiatan meskipun kondisi wilayah masih terdampak banjir,” jelasnya.

Ia mengatakan bahwa akses jalan menuju desa terendam air hingga di atas mata kaki orang dewasa, sementara 100 persen rumah warga masih tergenang banjir.
“Desa Antasan Sutun diketahui sebagai salah satu desa yang paling awal terdampak banjir dan menjadi desa yang paling akhir mengalami surutnya banjir,” imbuhnya.
Kata Edy kedatangan rombongan disambut langsung oleh Kepala Desa Antasan Sutun, H. Kurtubi, beserta jajaran Pemerintah Desa dan perwakilan warga dari tiga RT setempat.
Dalam kesempatan tersebut, katanya PC GP Ansor Kabupaten Banjar juga mendistribusikan bantuan air minum galon kepada masyarakat terdampak banjir.
“Pembagian air minum dipusatkan di depan Kantor Desa Antasan Sutun dan disambut dengan antusias oleh warga. Masyarakat datang menggunakan jukung untuk mengambil dan membawa air minum galon dengan membawa wadah masing-masing,” katanya
Edy Rosadi, mengatakan bahwa pembentukan ranting merupakan fondasi utama dalam memperkuat gerakan organisasi hingga tingkat paling bawah.
Ia menegaskan bahwa GP Ansor harus selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam kegiatan keorganisasian, tetapi juga dalam kondisi sosial dan kemanusiaan, termasuk saat bencana banjir.
“Ansor lahir dari rahim masyarakat. Oleh karena itu, sudah menjadi kewajiban kita untuk selalu hadir, berkhidmat, dan memberikan manfaat nyata bagi umat,” jelasnya
Edy menegaskan pembentukan ranting ini merupakan langkah strategis untuk memastikan kader Ansor siap bergerak, solid, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Kata Edy berdasarkan hasil keputusan musyawarah, Rafi’i terpilih sebagai Ketua Pimpinan Ranting GP Ansor Desa Antasan Sutun.
“Ketua ranting terpilih selanjutnya menyusun struktur kepengurusan yang meliputi Wakil Ketua, Sekretaris, Wakil Sekretaris, Bendahara, dan Wakil Bendahara, tuturnya
Ia mengatakan berdasarkan hasil musyawarah, H. Kurtubi yang juga menjabat sebagai Kepala Desa Antasan Sutun ditetapkan sebagai Wakil Bendahara Pimpinan Ranting GP Ansor Desa Antasan Sutun.
“Penetapan tersebut disambut antusias oleh seluruh peserta musyawarah yang hadir. Suasana musyawarah berlangsung semakin meriah dengan tepuk tangan sebagai bentuk dukungan dan kebersamaan atas terbentuknya kepengurusan Ranting GP Ansor Desa Antasan Sutun,” jelas Edy
Edy juga memaparkan sejarah lahirnya Nahdlatul Ulama (NU) di Martapura yang dibawa dan dikembangkan oleh ulama besar, KH Abdul Qadir Hasan.
Ia menekankan pentingnya memahami sejarah dan nilai-nilai perjuangan ulama sebagai dasar gerakan keorganisasian GP Ansor.
“Dalam kesempatan ini saya menyerahkan cenderamata berupa poster Guru Tuha KH Abdul Qadir Hasan kepada Kepala Desa Antasan Sutun, H. Kurtubi, serta kepada Ketua Ranting GP Ansor Desa Antasan Sutun, Rafi’i,” jelas Edy
Menurutnya, penyerahan cenderamata tersebut menjadi simbol penghormatan terhadap perjuangan ulama sekaligus penguatan nilai sejarah dan ideologi ke-NU-an di lingkungan kader GP Ansor.
“Kepengurusan Ranting GP Ansor Desa Antasan Sutun yang baru terbentuk saat ini merupakan pemegang SK Ranting pertama,” katanya
Edy menegaskan bahwa para kader yang tergabung merupakan para perintis dan pencatat sejarah awal berdirinya GP Ansor di Desa Antasan Sutun.
“Para sahabat sekalian adalah perintis pertama dalam sejarah berdirinya GP Ansor di Desa Antasan Sutun. Apa yang hari ini dibangun akan menjadi fondasi dan catatan sejarah bagi generasi Ansor selanjutnya,” ujarnya.

Edy mengatakan setelah rangkaian Musyawarah Pembentukan Ranting selesai, kegiatan dilanjutkan dengan pemasangan papan nama Sekretariat Ranting GP Ansor Desa Antasan Sutun yang berlokasi di rumah Ketua Ranting terpilih, Rafi’i.
“Pemasangan papan nama tersebut menjadi simbol resmi berdirinya dan mulai aktifnya Ranting GP Ansor Desa Antasan Sutun,” Kata Edy
Edy mengatakan bahwa kegiatan berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat kebersamaan di tengah kondisi banjir yang melanda desa tersebut.
“Kegiatan Musyawarah Pembentukan Ranting GP Ansor Desa Antasan Sutun ditutup dengan penetapan kepengurusan awal serta doa bersama,” jelas Edy
Sementara itu, Ketua PAC GP Ansor Kecamatan Martapura Barat, Hamdani menyampaikan optimismenya bahwa pada masa kepemimpinannya seluruh ranting GP Ansor di Kecamatan Martapura Barat dapat terbentuk.
Ia menyebutkan, dari total 13 desa yang ada, saat ini telah terbentuk tiga ranting GP Ansor.
“Insya Allah pada periode kepengurusan kami, seluruh ranting GP Ansor di Martapura Barat dapat terbentuk. Semoga terbentuknya ranting di Desa Antasan Sutun ini menjadi pemantik dan motivasi bagi desa-desa lainnya untuk segera membentuk ranting GP Ansor,” tuturnya.
Pada kesempatan itu, Ketua Ranting GP Ansor Desa Antasan Sutun, Rafi’i, menyampaikan komitmennya bersama seluruh jajaran pengurus untuk segera bergerak dan berkhidmat.
“Kepengurusan yang terbentuk akan berupaya memberikan kebermanfaatan nyata bagi masyarakat melalui kegiatan sosial, keagamaan, dan kemasyarakatan,” tegasnya
Dalam sambutannya, Ketua PAC GP Ansor Kecamatan Martapura Barat juga menyampaikan bahwa pembentukan ranting merupakan bagian penting dari penguatan struktur organisasi GP Ansor hingga tingkat desa.
“GP Ansor hadir sebagai organisasi kepemudaan yang siap bersinergi dengan pemerintah desa dan masyarakat, khususnya dalam bidang sosial, keagamaan, dan kemanusiaan,” tegasnya
Pada kesempatan yang sama, Kepala Desa Antasan Sutun, H. Kurtubi menyampaikan apresiasinya atas terbentuknya Ranting GP Ansor di desanya.
“Saya berharap GP Ansor dapat menampilkan kebermanfaatan nyata bagi masyarakat serta berperan aktif dalam kegiatan sosial, keagamaan, dan kemasyarakatan, harapnya
Kurtubi juga menyatakan kebanggaannya karena warganya telah berorganisasi pada wadah yang tepat, yakni organisasi kepemudaan di bawah naungan Nahdlatul Ulama.
“Sebagai bentuk dukungan nyata, saya turut merekomendasikan beberapa aparat desa untuk terlibat dan masuk dalam kepengurusan Ranting GP Ansor Desa Antasan Sutun,” katanya
Kurtubi mengharapkan ranting yang baru terbentuk ini dapat segera aktif menjalankan roda organisasi dan berkontribusi nyata bagi masyarakat Desa Antasan Sutun, khususnya dalam kegiatan sosial, keagamaan, dan kebencanaan.
Editor : Ahmad Mursyidi






