Oplus_131072

Foto bersama usai melaksanakan pertandingan futsal persahabatan

Albanjari.com, Martapura – Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PC IPNU) Kabupaten Banjar menggelar laga futsal persahabatan antar pengurus PC dan PAC pada Selasa malam, 11 November 2025, di Borneo Futsal. Kegiatan ini disambut antusias oleh para pengurus PAC se-Kabupaten Banjar yang hadir dan turut memeriahkan jalannya pertandingan.

Ketua PC IPNU Banjar, Rekan Muhammad Arsyad Al Asyarie, menyampaikan bahwa kegiatan futsal ini bukan hanya ajang olahraga, tetapi juga wadah silaturahmi dan penguatan organisasi.

“Alhamdulillah malam ini kita dapat berkumpul dalam kegiatan futsal persahabatan antara pengurus PC dan PAC IPNU se-Kabupaten Banjar. Kegiatan sederhana seperti ini memiliki makna besar bagi kita semua, karena bukan hanya soal olahraga, tetapi tentang silaturahmi, kebersamaan, dan kekompakan sebagai satu keluarga besar IPNU,” ujarnya kepada Albanjari.com.

Ia juga menambahkan bahwa kedekatan emosional para pengurus merupakan modal penting untuk memajukan organisasi.

“Saya berharap momen ini bisa menjadi ruang memperkuat komunikasi dan solidaritas yang kita butuhkan untuk menggerakkan organisasi ke arah yang lebih baik. Dalam berorganisasi, kedekatan yang tercipta lewat kegiatan non-formal seperti ini sangat berharga,” lanjutnya.

Ketua IPNU yang akrab dengan sapaan arsyad itu juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus dan anggota yang ikut berpartisipasi pada ajang pertandingan persahabatan ini.

“Saya berterima kasih kepada seluruh pengurus PC dan PAC yang sudah meluangkan waktu hadir, serta panitia yang telah menyiapkan kegiatan ini. Mari kita jaga sportivitas, nikmati permainan, dan terus kobarkan semangat Belajar, Berjuang, Bertakwa,” tutupnya.

Pertandingan berjalan meriah dan penuh kekeluargaan. Meski berlangsung kompetitif, para pemain tetap menjunjung tinggi sportivitas. Seusai laga, kegiatan ditutup dengan ramah tamah yang sekaligus menjadi ruang bertukar gagasan untuk memajukan IPNU di Kabupaten Banjar.


Editor: Muhammad Fahrie