IMG-20260605-WA0110

PAC GP Ansor Kecamatan Martapura menggelar kegiatan Sosialisasi Ke-Ansoran dan Ke-Banseran pada Jumat (5/6/2026) di Lesehan Puteri Sangkaya, Martapura.

Albanjari.com, Martapura – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Martapura menggelar kegiatan Sosialisasi Ke-Ansoran dan Ke-Banseran pada Jumat (5/6/2026) di Lesehan Puteri Sangkaya, Martapura.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya organisasi dalam memperkuat pemahaman kader terhadap nilai-nilai ke-Ansoran dan ke-Banseran serta mendorong percepatan pembentukan kepengurusan ranting di tingkat desa.

Ketua PAC GP Ansor Kecamatan Martapura, A. Saugi menyampaikan bahwa sosialisasi ini merupakan langkah strategis untuk memperkenalkan GP Ansor dan Banser kepada para pemuda sekaligus memperkuat konsolidasi organisasi dalam rangka pembentukan ranting-ranting baru di wilayah Kecamatan Martapura.

“Melalui kegiatan ini kami berharap lahir kader-kader muda yang memahami organisasi, memiliki loyalitas, serta siap mengabdi kepada agama, bangsa, dan masyarakat. Penguatan ranting menjadi salah satu fokus utama kami agar GP Ansor semakin dekat dengan masyarakat,” ujarnya.

Ketua PC GP Ansor Kabupaten Banjar, Edy Rosadi menyampaikan materi mengenai sejarah GP Ansor, nilai-nilai dasar organisasi, sistem kaderisasi, serta peran Banser sebagai badan semi otonom GP Ansor dalam menjaga nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan kemanusiaan.

“GP Ansor merupakan organisasi kader yang lahir dari rahim Nahdlatul Ulama dan memiliki tugas penting dalam menyiapkan generasi muda yang berkarakter, berakhlakul karimah, memiliki wawasan kebangsaan yang kuat, serta siap mengabdi kepada umat dan bangsa,” dalam paparannya

Sementara Banser merupakan garda pengabdian yang senantiasa hadir dalam berbagai kegiatan sosial, keagamaan, kemanusiaan, dan kebencanaan.

Ia juga menegaskan bahwa kader Ansor dan Banser harus memahami sejarah perjuangan para ulama dan pendahulu Nahdlatul Ulama sebagai fondasi dalam menjalankan organisasi.

“Penguatan wawasan sejarah menjadi penting agar kader memiliki identitas dan arah perjuangan yang jelas dan sebagai bentuk penghormatan kepada ulama pendahulu Nahdlatul Ulama sekaligus ikhtiar mengambil berkah dari perjuangan, ilmu, dan keteladanan beliau,” katanya

Pada kesempatan tersebut Edy Rosadi menghadiahkan poster Guru Tuha KH Abdul Qadir Hasan kepada Pambakal Desa Labuan Tabu serta para peserta yang hadir.

“KH Abdul Qadir Hasan merupakan salah satu ulama besar Martapura yang memiliki peran penting dalam perkembangan Nahdlatul Ulama. Beliau dikenal sebagai pendiri Cabang Nahdlatul Ulama (NU) pertama di luar Pulau Jawa yang berdiri di Martapura pada tahun 1928 dan menjadi salah satu tokoh penting dalam sejarah perkembangan NU,” terangnya.

Menurut Edy, pengenalan sejarah dan keteladanan para ulama pendahulu merupakan bagian penting dalam proses kaderisasi GP Ansor.

Dengan mengenal perjuangan para ulama, kader Ansor dan Banser diharapkan memiliki semangat pengabdian, keikhlasan, serta komitmen yang kuat dalam melanjutkan perjuangan Nahdlatul Ulama.

“Generasi Ansor hari ini harus mengenal, menghormati, dan meneladani perjuangan para ulama terdahulu. Sejarah perjuangan Guru Tuha KH Abdul Qadir Hasan harus terus dikenalkan kepada kader agar nilai-nilai perjuangan, keilmuan, dan pengabdian beliau dapat diwariskan kepada generasi penerus,” tegasnya.

Pemberian poster tersebut mendapat sambutan positif dari para peserta. Selain menjadi sarana mengenalkan sejarah perjuangan ulama Banjar, poster tersebut juga diharapkan menjadi media edukasi yang dapat memperkuat kecintaan kader terhadap ulama, menjaga sanad perjuangan, serta melestarikan tradisi Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah.

Sementara itu, Kasatkoryon Banser Kecamatan Martapura, Salmin bersama jajaran Satuan Koordinasi Rayon (Satkoryon) Banser Kecamatan Martapura menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh program kaderisasi dan penguatan organisasi yang dijalankan PAC GP Ansor Kecamatan Martapura.

“Kami bersama jajaran Satkoryon Banser Kecamatan Martapura siap bersinergi dengan PAC GP Ansor dalam memperkuat kaderisasi, mendampingi pembentukan ranting-ranting baru, serta mengawal setiap kegiatan organisasi. Banser harus hadir sebagai garda pengabdian yang memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” ujarnya.

Ia juga mengajak para pemuda yang hadir untuk tidak ragu bergabung dengan GP Ansor dan Banser sebagai wadah pengabdian, pembelajaran kepemimpinan, serta penguatan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.

Sementara itu, Pambakal Desa Labuan Tabu, Sahrian menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan sosialisasi yang dinilai sangat bermanfaat bagi generasi muda.

Dalam kesempatan tersebut, ia menyatakan kesiapan pemerintah desa untuk mendukung proses pembentukan Pimpinan Ranting GP Ansor di Desa Labuan Tabu.

“Kami siap membantu dan memfasilitasi terbentuknya ranting GP Ansor di Desa Labuan Tabu. Semoga kehadiran GP Ansor dapat menjadi wadah positif bagi para pemuda untuk belajar berorganisasi, memperkuat nilai keagamaan, serta mengabdi kepada masyarakat,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Sahrian juga secara resmi menyatakan bergabung menjadi anggota GP Ansor. Hal tersebut ditandai dengan pengisian formulir keanggotaan GP Ansor yang disaksikan oleh jajaran pengurus PAC GP Ansor Kecamatan Martapura dan para peserta yang hadir.

Bergabungnya Sahrian mendapat sambutan hangat dari seluruh peserta sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan organisasi dan pembinaan generasi muda di tingkat desa.

Selain materi ke-Ansoran dan ke-Banseran, kegiatan ini juga diisi dengan edukasi kebencanaan dan penanggulangan kebakaran yang disampaikan oleh petugas Pemadam Kebakaran (Damkar).

Dalam sesi tersebut, petugas memberikan edukasi langsung mengenai cara menangani dan memadamkan api akibat kebakaran kompor gas yang kerap terjadi di lingkungan rumah tangga.

Petugas Damkar juga memberikan pelatihan praktik penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) yang benar dan aman. Para peserta diperkenalkan dengan teknik penggunaan APAR, langkah-langkah keselamatan, serta cara bertindak cepat saat menghadapi keadaan darurat kebakaran.

Sesi praktik tersebut berlangsung interaktif dan mendapat antusiasme tinggi dari seluruh peserta.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif mengenai kaderisasi, penguatan organisasi, serta strategi pembentukan ranting di tingkat desa.

Para peserta tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian acara dan menyampaikan berbagai gagasan untuk pengembangan organisasi ke depan.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, PAC GP Ansor Kecamatan Martapura berharap semakin banyak pemuda yang mengenal, memahami, dan bergabung dengan GP Ansor serta Banser.

Dengan semangat kaderisasi, pengabdian, dan penghormatan terhadap perjuangan para ulama pendahulu, GP Ansor diharapkan terus berkembang sebagai organisasi yang kuat, solid, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, agama, bangsa, dan negara.

Kegiatan ditutup dengan foto bersama dan komitmen bersama untuk memperkuat organisasi serta mempercepat pembentukan ranting-ranting GP Ansor di seluruh wilayah Kecamatan Martapura.

Dukungan dari berbagai elemen masyarakat dan pemerintah desa menjadi modal penting dalam mewujudkan GP Ansor yang semakin maju, mandiri, dan bermanfaat bagi umat.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua PC GP Ansor Kabupaten Banjar Edy Rosadi, Kepala Biro Litbang Satkorcab Banser Kabupaten Banjar Jumransyah, Ketua PAC GP Ansor Kecamatan Martapura A. Saugi, Ketua PAC GP Ansor Kecamatan Astambul Ahmad Nawawi, Kasatkoryon Banser Kecamatan Martapura Salmin, S. beserta jajaran personel Satkoryon Banser Kecamatan Martapura, serta Pambakal Desa Labuan Tabu Sahrian.

Kegiatan ini juga diikuti oleh kader Ansor dan Banser serta para pemuda dari berbagai desa dengan jumlah peserta mencapai 45 orang.

Selain berasal dari Kecamatan Martapura, peserta juga datang dari Desa Limamar, Tambak Danau, dan Lokgabang Kecamatan Astambul, serta Desa Sungai Arfat, Pandak Daun, dan Jingah Habang Kecamatan Karang Intan.

Kehadiran peserta lintas kecamatan tersebut menunjukkan tingginya antusiasme generasi muda terhadap GP Ansor dan Banser serta semangat untuk memperkuat kaderisasi dan pengembangan organisasi di Kabupaten Banjar.