
Panitia selenggarakan technical meeting di Gedung PCNU Kabupaten Banjar, Sabtu (10/10/2026).(dok.ltn pcnu kabbanjar)
Albanjari.com, Banjar – Panitia Hari Santri Nasional (HSN) 2026 Kabupaten Banjar terus mematangkan persiapan menjelang pelaksanaan kegiatan pada Kamis-Selasa (22–27/10/2026) di Alun-Alun Ratu Zalecha Martapura, Kabupaten Banjar, Kabupaten Banjar.

Sebanyak 55 pondok pesantren dari 10 kabupaten/kota di Kalimantan Selatan dijadwalkan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut termasuk dari Tabalong dan Tanah Bumbu.
Hal itu disampaikan Ketua Pelaksana HSN 2026, Reni Deniyati, saat wawancara di sela-sela technical meeting yang berlangsung di Gedung PCNU Kabupaten Banjar, Sabtu (10/10/2026).

“Kami telah menyiapkan berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari Festival Syair Maulid Habsyi, Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ), Musabaqah Khattil Quran (MKQ), Qiro’atil Kutub, Muhadaroh, menulis essai, lomba video pondok, Kirab Santri, stand pondok pesantren, Bahtsul Masail, pemeriksaan kesehatan gratis hingga bazar UMKM yang dijadwalkan berlangsung pada 22 sampai 27 Oktober 2026 di Alun-Alun Ratu Zalecha Martapura,” jelasnya
Selain itu, ia juga mengatakan bahwa panitia juga terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan lancar, tertib, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Harapannya, peringatan Hari Santri tahun ini dapat menjadi momentum kebersamaan bagi para santri, ulama, pemerintah daerah, dan seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Banjar.
“Harapan kami, peringatan Hari Santri Nasional ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial yang dilaksanakan setiap tahun, tetapi benar-benar menjadi momentum untuk memperkuat karakter, akhlak, keilmuan, dan semangat kebangsaan para santri,” harapnya
Ia menginginkan para santri terus meningkatkan kualitas diri, menguasai ilmu agama sekaligus mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
“Kami ingin santri harus mampu menjadi generasi yang berakhlakul karimah, mandiri, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” ujarnya

Sementara itu, Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Banjar, Ustadz Nuryadi saat diwawancarai menyampaikan harapannya kepada panitia agar mempersiapkan segala sesuatu dengan maksimal agar pelaksanaannya berjalan sukses dan lancar karena kesiapan panitia inilah kesuksesan itu terwujud.
“Saya berharap kepada seluruh panitia melaksanakan kegiatan ini betul-betul profesional dan serius mempersiapkan segala sesuatunya agar Hari Santri ini berjalan sebagaimana kita harapkan,” harapnya
Menurutnya, peringatan Hari Santri yang rutin dilaksanakan setiap tahunnya ini bukanlah pertama kalinya dilaksanakan jadi tidaklah sulit bagi panitia mempersiapkannya.
“Bagi peserta saya mengharapkan serius mengikuti technical meeting karena ini menjadi acuan, pedoman dan kesepakatan bersama antara panitia, peserta dan dewan juri agar dihari pelaksanaannya tidak ada lagi kesalahpahaman dan ketidakmengertian yang membuat lomba ini tidak sesuai yang diharapkan,” harapnya
Ia juga berharap dalam momen hari santri ini, santri lebih semangat, serius dan mereka merasa bangga menjadi seorang santri.
“Pada momen ini mereka juga bisa saling belajar, menuntut ilmu dan membandingkan ponpesnya dengan yang lain agar mereka kembali ke ponpes masing-masing mereka mendapatkan pengalaman, wawasan, teman baru dan jaringan luas yang sangat bermanfaat bagi mereka,” ujarnya
Ia menilai, semangat belajar dan menuntut ilmu sebagai bekal masa depan secara tidak langsung akan berdampak positif bagi masyarakat luas dalam jangka panjang.
Reporter : Ahmad Mursyidi






