Hand Holding Mobile Phone Snap Taking Photo

Ilustrasi chat wa (sumber : Freepik)

Albanjari.com, Banjar – Selain penyampaian materi selama pelatihan, redaksi juga menghimpun tanggapan dari dua narasumber (Ainuddin Azzukhairy dan Muhammad Bulkini) melalui wawancara singkat yang dilakukan melalui aplikasi WhatsApp.

Beragam kesan, evaluasi, dan harapan disampaikan sebagai refleksi atas pelaksanaan Pelatihan Jurnalistik Ruang Literasi 2026 yang digelar Lembaga Ta’lif wan Nasyr (LTN) PCNU Kabupaten Banjar Minggu, (12/7/2026) di Gedung NU Banjar Lantai 3 Aula Guru Tuha.

Secara umum, para narasumber menilai pelatihan ini berjalan dengan baik dan mendapat respons positif dari peserta. Antusiasme yang ditunjukkan selama kegiatan menjadi indikator tingginya minat untuk mempelajari dunia jurnalistik di tengah pesatnya perkembangan media digital.

Mereka juga berharap pelatihan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dengan pendampingan yang lebih intensif sehingga peserta memiliki ruang untuk mengembangkan kemampuan menulis dan berkarya di media.

Berikut hasil wawancara singkat yang dihimpun redaksi melalui WhatsApp bersama para narasumber mengenai kesan serta harapan terhadap penyelenggaraan Pelatihan Jurnalistik Ruang Literasi 2026.

Pandangan Narasumber tentang Pelatihan Jurnalistik Ruang Literasi 2026

Redaksi : “Bagaimana menurut pian (anda) tentang Pelatihan Jurnalistik Ruang Literasi 2026?”

Ainuddin : “Menurut ulun (saya), pelatihan jurnalistik yang digelar LTN NU Kabupaten Banjar ini sangat positif dan penting. Di era digital sekarang, kemampuan menulis berita, memverifikasi informasi, dan menyampaikan fakta secara benar menjadi kebutuhan.

“Pelatihan ini bukan hanya menambah wawasan peserta tentang kaidah jurnalistik, tetapi juga membentuk karakter agar bijak dalam menggunakan media sosial serta mampu menghasilkan informasi yang akurat, berimbang, dan bermanfaat bagi masyarakat. Ini menjadi langkah baik bagi LTN NU Banjar dalam meningkatkan kualitas literasi media di lingkungan Nahdlatul Ulama.”

M.Bulkini menyampaikan materi jurnalistik tentang 5W 1 H dll (Foto : LTN PCNU Kab.Banjar)

Muhammad Bulkini: “Pelatihan kemarin berjalan menarik. Pesertanya antusias dalam mengikuti pelatihan. Semoga semangat itu tidak berakhir di kegiatan tapi juga bisa menjadi awal yang baik untuk mereka di dunia kepenulisan.

Harapan bagi LTN, Panitia, dan Peserta

Redaksi : “Apa harapan pian (anda) bagi LTN, panitia dan peserta ke depannya setelah pelatihan ini?”

Ainuddin : “Harapan ulun (saya), mudah-mudahan LTN NU Kabupaten Banjar terus istiqamah menggelar pelatihan seperti ini secara berkelanjutan dengan materi yang semakin berkembang sesuai tantangan zaman.”

“Kepada panitia, semoga terus menghadirkan narasumber yang berpengalaman dan mampu memberikan ilmu yang aplikatif. Sedangkan kepada seluruh peserta, ulun (saya) berharap ilmu yang didapat kada (tidak) sampai di ruang pelatihan saja, tapi benar-benar dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari.”

“Jadilah insan yang mampu menyampaikan informasi secara jujur, profesional, beretika, serta turut menangkal hoaks dan memberikan edukasi kepada masyarakat.”

Ainuddin Azzukhairy sedang menyampaikan materi Teknik wawancara dll (Foto : LTN PCNU Kab.Banjar)

Muhammad Bulkini: “Untuk LTN, fokus dengan tindak lanjut kegiatan kemarin. Mau dibawa ke mana peserta-peserta yang berbakat ini. Artinya, jangan sampai berakhir di kegiatan. Untuk peserta, ilmu yang didapat hendaknya dipraktikan. Langkah yang baik adalah dengan mencoba menjadi kontributor di albanjari.com.”

Beragam tanggapan yang disampaikan kedua narasumber tersebut menunjukkan bahwa Pelatihan Jurnalistik Ruang Literasi 2026 tidak hanya menjadi sarana menambah wawasan, tetapi juga menjadi langkah awal dalam membangun budaya literasi yang kritis, bertanggung jawab, dan berintegritas.

Harapan agar pelatihan ini terus berlanjut dengan pendampingan yang lebih intensif diharapkan mampu melahirkan penulis dan kontributor yang aktif berkarya serta menghadirkan informasi yang akurat, berimbang, dan bermanfaat bagi masyarakat.

Foto bersama Penulis, Pemateri, Panitia dan Peserta (Foto : LTN PCNU Kabupaten Banjar)

Pelatihan jurnalistik merupakan langkah awal dalam proses belajar yang harus diikuti dengan praktik secara berkelanjutan. Setelah mengikuti Pelatihan Jurnalistik Ruang Literasi 2026, peserta diharapkan tidak berhenti pada pemahaman teori semata, tetapi mulai mengasah kemampuan dengan menulis secara rutin, membaca berbagai referensi, serta mempelajari kaidah jurnalistik yang baik dan benar.

Selain itu, peserta juga diharapkan aktif mempraktikkan ilmu yang diperoleh melalui peliputan kegiatan di lingkungan masing-masing, melakukan wawancara, menyusun berita, hingga mengirimkan karya ke media massa atau media daring, termasuk menjadi kontributor di albanjari.com.

Setiap tulisan yang dihasilkan hendaknya mengedepankan prinsip akurasi, keberimbangan, verifikasi, dan etika jurnalistik agar informasi yang disampaikan benar-benar dapat dipertanggungjawabkan.

Melalui proses belajar yang berkesinambungan, evaluasi dari para editor, serta semangat untuk terus meningkatkan kualitas diri, diharapkan lahir generasi penulis dan jurnalis muda Nahdliyin yang mampu menghadirkan informasi yang mencerahkan, mengedukasi, dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.


Penulis : Ahmad Mursyidi