Mei 27, 2024
Ponpes Darussalam

Syekh Sholeh Alfaqir bersilaturrahmi dengan para pengajar di Pondok Pesantren Darussalam, Martapura. Foto-Albanjar.com/Muhammad Ghozali.

ALBANJARI.COM, MARTAPURA – Pondok Pesantren (Ponpes) Darussalam Martapura menerima kunjungan dari ulama Yaman, Syekh Sholeh bin Muhammad Alfaqir, Senin (22/8) pagi.

Kunjungan tersebut dalam rangka silaturrahmi dan saling menyambung sanad keilmuan antara ulama tersebut dengan guru-guru di Ponpes Darussalam.

Kedatangan Alumni Darul Mustofa Tarim ini disambut langsung oleh Pimpinan Ponpes Darussalam, KH Hasanuddin Badruddin. Oleh Guru Hasanuddin, Syekh Sholeh kemudian diminta memberikan nasehat kepada para pengajar dan santri di Darussalam (Para santri mendengarkan nasehat tersebut dari pengeras suara di kelas masing-masing).

Dalam nasehatnya, Syekh Sholeh menyampaikan dalam bahasa Arab yang diterjemahkan oleh ustadz H Hamdani Tayyib Lc (salah satu pengajar Darussalam), “Saya hanya menasehati diri saya dan para santri, dan saya merasa tidak pantas memberikan nasehat kepada para pengajar.”

Syekh Sholeh menasehati para santri dengan tiga perkara:
Pertama, memperdalam tiga ilmu, yakni ilmu Kasbi seperti fiqih dan yang lainnya. Ilmu Wahbi yang bisa didapat dengan mendekatkan diri kepada Allah. Dan juga ilmu Rudud, yaitu ilmu yang menepis atau melawan faham-faham yang di luar Ahlussunah wal Jamaah.

Menurut Syekh Sholeh, ilmu yang terakhir ini (Ilmu Rudud) sangat penting untuk santri-santri Indonesia khususnya santri Darussalam.

Kedua, menjaga adab dengan guru. Menurut Syekh Sholeh, dengan menjaga adab dengan guru dengan itulah murid akan dibukakan pintu ilmu dan kebaikan yang lainnya.

Ketiga, bangun di waktu malam, beribadah kepada Allah.

ponpes Darussalam
Kunjungan Syekh Sholeh Alfaqir. Foto-Albanjari.com/Muhammad Ghozali.

Di akhir nasehatnya, Syekh Sholeh mendoakan pimpinan dan para guru agar selalu dilindungi oleh Allah serta disehatkan badan. Syekh Sholeh juga berharap santri-santri Darussalam menebarkan keselamatan dan keamanan untuk masyarakat di daerahnya masing-masing.

Dalam kesempatan itu, KH Hasanuddin Badruddin memberikan cendramata kepada Syekh Sholeh, berupa tongkat dan tasbih ulin dari bangunan lama Pondok Pesantren Darussalam.

Kontributor Ponpes Darussalam: Muhammad Ghozali
Editor: Muhammad Bulkini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *