Mei 27, 2024
bakti sosial korban gempa cianjur

Kegiatan bakti sosial untuk korban gempa di cCianjur/foto, Albanjari.com

ALBANJARI.COM, MARTAPURA – Badan otonom (Banom) Nahdlatu Ulama (NU) Kabupaten Banjar menggelar kegiatan bakti sosial penggalangan dana untuk korban bencana gempa yang terjadi di Cianjur, Jawa Barat Senin (21/11).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di depan Lampu Merah Gedung  PCNU Kabupaten Banjar dan di sekitar gerbang Pasar Batuah pada Rabu (23/11) hingga Jum’at (25/11).

Koordinator Lapangan, Syarkani mengungkapkan kegiatan ini sebagai tindak lanjut dari instruksi ketua PCNU Banjar, Ustadz Nuryadi Baseri agar mengerahkan banom Nadhlatul Ulama Kabupaten Banjar yang terdiri dari GP Ansor, Banser, IPNU dan IPPNU untuk melakukan kegiatan bakti sosial penggalangan dana yang ditujukan untuk korban gempa di Cianjur, Jawa Barat.

“Penggalangan dana ini sebagai tindak lanjut instruksi dari ketua NU Kabupaten Banjar agar seluruh Banom ikut terlibat untuk membantu saudara-saudara kita yang terkena musibah gempa di Cianjur,” ujarnya.

Briefing sebelum memulai kegiatan

Syarkani menjelaskan, kegiatan penggalangan dana dimulai pada Rabu, yaitu sejak keluarnya pesan suara dari ketua PCNU sampai hari Jum’at (25/22).

“Mulai hari Rabu sampai hari ini jum’at, hari terakhir penggalangan dana,” katanya.

Adapun hasil penggalangan dana terkumpul sebanyak 4 juta rupiah dan hasil penggalangan ini kemudian akan diserahkan ke Bendahara Umum PCNU Banjar, Ustadz Muhammad HR yang nantinya akan menyalurkan kepada yang tedampak.

Diketahui, gempa bumi yang menimpa wilayah Cianjur terjadi pada Senin 21 November 2022, pukul 13.21 WIB. Menurut BMKG, gempa berpusat di 6,84 derajat Lintang Selatan dan 107,05 derajat Bujur timur atau sekitar 10 kilometer barat daya Kabupaten Cianjur dan 15 km timur laut kota Sukabumi, dengan kedalaman 10 kilometer.

Badan Nasional penanggulangan bencana (BNPB) menyatakan total keseluruhan korban meninggal menjadi 272 berdasarkan pencarian yang dilakukan oleh tim evakuasi yang dilaksanakan pada Kamis, (24/11).

Reporter: Anwar Syarif

Editor: Muhammad Abdillah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *