
Foto istimewa
Albanjari.com, Karang Intan, Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU & IPPNU Kecamatan Karang Intan menggelar Pelatihan Public Speaking sebagai upaya meningkatkan kemampuan komunikasi dan kepercayaan diri para pelajar karang intan khususnya anggota dan pengurus IPNU & IPPNU.
Kegiatan ini dilaksanakan dalam tiga kali pertemuan dan dimulai pada Sabtu, 16 November 2025, bertempat di BLKK Pondok Pesantren Miftahussibyan, Mandikapau Timur, Karang Intan.
Pelatihan tersebut diikuti 25 peserta, terdiri dari 15 anggota IPNU dan 10 dari IPPNU yang berasal dari berbagai pondok pesantren dan sekolah. Pada pertemuan perdana, peserta menerima materi mengenai teknik berbicara di depan publik, pengelolaan emosi, hingga strategi menghadapi audiens.
Materi disampaikan oleh Ust. Fikri Kholikin, Ketua Demisioner PAC IPNU Karang Intan periode 2022–2024.

Kegiatan dikemas melalui penyampaian teori dan simulasi praktik, sehingga peserta tidak hanya memahami konsep, tetapi juga langsung mempraktikkannya. Para peserta tampak antusias, aktif bertanya dan memberi tanggapan sepanjang sesi.
Ketua PAC IPNU Karang Intan, M. Raihan, menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari peningkatan kualitas kader.
“Public speaking menjadi modal penting bagi kader agar mampu tampil percaya diri dan komunikatif. Karena itu, pelatihan seperti ini kami wajibkan untuk seluruh pengurus dan anggota PAC Karang Intan,” ujarnya.
Senada dengan itu, Ketua PAC IPPNU Karang Intan, Aulia Rohmah, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan ikhtiar meningkatkan kapasitas diri para pelajar di era yang semakin kompetitif ini.
“Public speaking bukan hanya untuk tampil di atas panggung, tetapi juga untuk menguatkan peran kita sebagai pelajar yang aktif, kreatif, dan berdaya saing. Kader IPNU & IPPNU harus mampu menyampaikan pendapat dengan baik serta menjadi inspirasi bagi lingkungan sekitar,” terangnya.
Turut hadir Ketua PC IPNU Kabupaten Banjar, M. Arsyad Al Asy’ari, Ia menekankan bahwa kaderisasi tidak hanya melalui Mekesta, Lakmud, maupun Lakur, tetapi juga kegiatan nonformal seperti pelatihan public speaking dan pelatihan administrasi.
“IPNU & IPPNU tidak hanya dituntut cerdas secara intelektual, tetapi juga harus mampu menyampaikan gagasan dengan teknik komunikasi yang baik. Public speaking adalah bagian dari skill kepemimpinan yang harus dikuasai,” jelasnya.
Ia menambahkan, melalui pelatihan seperti ini, kader diharapkan tidak hanya menjadi objek perubahan, tetapi juga subjek yang mampu mengarahkan perubahan itu sendiri.
“Ini adalah ikhtiar bersama untuk menyiapkan kader-kader yang siap menyambut Indonesia Emas,” tegasnya.
Ketua PC IPPNU Kabupaten Banjar, Latipah, beserta jajaran. Meski diguyur hujan sejak pagi, ia mengapresiasi semangat peserta yang tetap hadir dan berproses.
“Berbicara di depan umum bukan sekadar mengeluarkan suara. Ada teknik, etika, dan cara penyampaian yang harus dipahami agar pesan tersampaikan dengan baik. Jadikan IPNU & IPPNU sebagai ruang belajar, lakukan kesalahan sebanyak mungkin di sini, namun jangan lupa mengevaluasi diri,” pesannya.
Pelatihan public speaking ini menjadi salah satu program kerja PAC IPNU & IPPNU Karang Intan dalam membangun kualitas kader yang percaya diri, terampil, dan mampu berkontribusi di berbagai ruang pengabdian.
Reporter: Munawiroh Editor: Muhammad Fahrie







