
Sumber: pexels.com
Albanjari.com – Akhir tahun kali ini terasa sangat menyedihkan. Pasalnya, daerah kita sedang mengalami musibah kebanjiran. Mulai dari banjir bandang yang menerjang beberapa desa di Kabupaten Balangan, sampai banjir yang merendam sebagian besar wilayah Kabupaten Banjar. Khususnya Martapura.
Kejadian itu lantas membangunkan gairah masyarakat untuk menjadi relawan. Sama ada relawan evakuasi korban banjir, maupun pembagian logistik, serta pembuatan dapur umum.
Jiwa gotong royong masyarakat kita memang tidak bisa dianggap remeh. Mereka yang tergabung dalam relawan pun tak sedikit juga merupakan korban terdampak banjir. Namun, hal tersebut tidak menyurutkan semangat mereka untuk membantu sesama.
Sebagai umat muslim, tentu kita memiliki empati yang besar bagi sesama saudara kita. Apalagi dengan situasi seperti ini. Tahun baru kali ini untuk merefleksi dan muhasabah, juga untuk berempati.
Selain untuk merefleksi diri dan bermuhasabah, akhir tahun juga sebaiknya kita lakukan istigotsah, doa bersama serta salat hajat. Memohon ampunan kepada Tuhan atas apa yang telah kita lakukan setahun belakangan.
Lalu timbul pertanyaan, dalam melakukan istigotsah dan doa bersama pada akhir tahun, bolehkah kita membaca doa akhir dan awal tahun?
Doa akhir dan awal tahun yang biasanya kita baca saat pergantian tahun hijriyah, juga boleh dibaca saat pergantian tahun masehi. Tentu tidak ada larangan untuk berdoa.
Namun yang harus kita pahami bersama, bahwa doa tersebut bukan yang warid (bersumber) untuk tahun baru masehi. Juga bukan kesunnahan membaca doa tersebut saat pergantian tahun masehi. Membaca doa tersebut hanyalah untuk melaksanakan anjuran untuk berdoa, bukan pengkhususan doa tersebut.
Membaca doa akhir dan awal tahun pada pergantian tahun masehi tentu bukan untuk merayakan perayaan itu. Tetapi untuk bermuhasabah dan berdoa bersama serta meminta ampunan dan rahmat dari Tuhan.
Adapun doa tersebut, penulis mengutipnya dari kitab Maslakul Akhyar karya Mufti Betawi abad 19-20 M Habib Utsman bin Yahya.
Do’a Akhir Tahun:
اللَّهُمَّ مَا عَمِلْتُ مِنْ عَمَلٍ فِي هَذِهِ السَّنَةِ مَا نَهَيْتَنِي عَنْهُ وَلَمْ أَتُبُ مِنْهُ وَحَلُمْتَ فِيهَا عَلَيَّ بِفَضْلِكَ بَعْدَ قُدْرَتِكَ عَلَى عُقُوبَتِي وَدَعَوْتَنِي إِلَى التَّوْبَةِ مِنْ بَعْدِ جَرَاءَتِي عَلَى مَعْصِيَتِكَ فَإِنِّي اسْتَغْفَرْتُكَ فَاغْفِرْ لِي وَمَا عَمِلْتُ فِيهَا مِمَّا تَرْضَى وَوَعَدْتَنِي عَلَيْهِ الثَّوَابَ فَأَسْئَلُكَ أَنْ تَتَقَبَّلَ مِنِّي وَلَا تَقْطَعُ رَجَائِي مِنْكَ يَا كَرِيمُ
Doa akhir tahun tersebut di baca tiga kali setelah salat ashar atau saat menjelang waktu magrib.
Doa Awal Tahun:
اللَّهُمَّ أَنْتَ الْأَبَدِيُّ الْقَدِيمُ الْأَوَّلُ وَعَلَى فَضْلِكَ الْعَظِيمِ وَكَرِيمِ جُودِكَ الْمُعَوَّلُ، وَهُذَا عَامٌ جَدِيدٌ قَدْ أَقْبَلَ، أَسْأَلُكَ الْعِصْمَةَ فِيْهِ مِنَ الشَّيْطَانِ وَأَوْلِيَائِهِ، وَالْعَوْنَ عَلَى هَذِهِ النَّفْسِ الْأَمَّارَةِ بِالسُّوْءِ، وَالْاشْتِغَالَ بِمَا يُقَرِّبُنِي إِلَيْكَ زُلْفَى يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ
Doa awal tahun ini dibaca ba’da magrib atau di malam hari. Juga dibaca sebanyak tiga kali
Semoga di akhir tahun ini dosa dan kesalahn kita diampuni Allah, serta daerah kita yang sedang terkena musibah cepat pulih.
Dan semoga pada tahun 2026 besok kita semua bisa menjadi insan yang lebih baik lagi. Mampu melewati semua ini serta selalu dalam ampunan dan liputan rahmat Tuhan Amiiin.
Penulis: Muhammad Fahrie








