Screenshot_20260329_073038_WhatsApp

Suasana dalam Kubah di Haul KH Syaifudin Zuhri (Abah Guru Banjar Indah) di Tungkaran, Martapura Sabtu, (28/3/2026) (Sumber : Aswaja.net)

,Albanjari.com, Martapura, – Haul ke-2 KH. Syaifuddin Zuhri yang juga dikenal dengan Guru Banjar Indah digelar di kawasan makam beliau di Desa Tungkaran, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan berlangsung khidmat dan penuh keberkahan.

Kegiatan haul ini dilaksanakan pada Sabtu malam Ahad, (9 Syawal 1447 H atau 28 Maret 2026 M) dimulai ba’da sholat Isya. Acara ini terbuka untuk umum (laki-laki).

KH Syaifuddin Zuhri bin KH Abdurrahman Ismail lahir pada, (20 Oktober 1952) di Dalam Pagar, Martapura dan wafat pada Minggu, (27 Ramadhan 1445 H atau 7 April 2024) dalam usia 71 tahun.

Puluhan ribu jamaah dari berbagai daerah memadati lokasi sejak selepas Maghrib untuk mengikuti rangkaian kegiatan haul tersebut.

Suasana religius begitu terasa dengan lantunan maulid, dzikir, dan doa yang mengiringi jalannya haul, menciptakan nuansa penuh ketenangan dan kekhusyukan bagi para jamaah yang hadir.

Suasana dalam Kubah penuh khidmat (sumber: Aswaja.net)

Dalam rangka memastikan kelancaran dan keamanan kegiatan, Banser melaksanakan pengamanan (PAM) sejak sore hari hingga acara selesai. Kehadiran Banser menjaga ketertiban serta memberikan rasa aman kepada para jamaah.

Kasatkoryon Banser Kecamatan Martapura, Salmin, mengungkapkan bahwa seluruh personel telah disiagakan dan ditempatkan di titik-titik strategis guna memastikan kegiatan berjalan aman dan lancar.

“Personel kami ditempatkan di sejumlah titik strategis, sehingga para tamu undangan maupun jamaah dapat mengikuti kegiatan dengan aman dan nyaman,” ujarnya.

Adapun tugas Banser dalam pengamanan meliputi pengaturan arus keluar masuk jamaah, pengamanan tamu undangan dan ulama, membantu kelancaran lalu lintas, serta siaga dalam penanganan situasi darurat.

Personel Banser ditempatkan di sejumlah titik strategis, di antaranya pintu masuk dan keluar kawasan haul, sekitar lokasi utama kegiatan, jalur utama akses masuk ke arah makam, serta titik-titik keramaian jamaah.

Ahli waris dalam undangan untuk umum menyampaikan bahwa kegiatan haul ini tidak membuka donasi dalam bentuk apapun, baik uang maupun barang, serta mengimbau masyarakat agar waspada terhadap oknum yang tidak bertanggung jawab. Selain itu, kegiatan ini bersifat sosial, independen, dan tidak mengandung unsur politik serta tidak memihak manapun.

“Kepada seluruh jamaah yang hadir, diimbau untuk tetap menjaga ketertiban, kenyamanan lingkungan sekitar, serta menjaga kebersihan selama kegiatan berlangsung,” ungkapnya

Berkat sinergi Banser dan juga relawan serta kesadaran jamaah, pelaksanaan haul berjalan dengan tertib, aman, dan lancar hingga akhir kegiatan.


Kontributor : Edy Rosadi

Editor : Ahmad Mursyidi