IMG-20261022-WA0152

GP Ansor Banjar dan 14 Organisasi Kepemudaan hadiri Forum Diskusi Politik yang diselenggarakan oleh Kesbangpol Banjar, Kamis (22/10/2026) di Hotel Grand Tan, Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. (Foto : Istinewa)

Albanjari.com, Gambut – Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (PC GP) Ansor Kabupaten Banjar turut mengikuti kegiatan Forum Diskusi Politik yang diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Banjar, Kamis (22/10/2026), bertempat di Hotel Grand Tan, Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.

Kegiatan yang mengangkat tema “Peran Organisasi Kepemudaan dalam Mendorong Budaya Politik yang Sehat” ini melibatkan 14 organisasi kepemudaan dengan total alokasi 50 peserta dari berbagai organisasi di Kabupaten Banjar.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua PC GP Ansor Kabupaten Banjar, Edy Rosadi, hadir bersama Ketua PAC GP Ansor Kecamatan Gambut, Aulia Rahman, serta Ketua Majelis Dzikir dan Shalawat (MDS) Rijalul Ansor Kecamatan Gambut, Ustadz Maulana.

Dalam rangkaian pembukaan kegiatan tersebut, Ustadz Maulana juga mendapat kesempatan dari panitia pelaksana untuk memimpin pembacaan doa pembuka sebelum kegiatan Forum Diskusi Politik dimulai.

Pembacaan doa tersebut menjadi bagian dari rangkaian pembukaan acara, dengan harapan seluruh kegiatan dapat berjalan lancar serta memberikan manfaat bagi para peserta dan organisasi kepemudaan di Kabupaten Banjar.

Kehadiran ketiganya merupakan bagian dari komitmen GP Ansor Kabupaten Banjar dalam memperkuat peran organisasi kepemudaan, sekaligus membangun komunikasi dan sinergi dengan pemerintah daerah serta berbagai organisasi kepemudaan lainnya.

Tiga Narasumber Bahas Peran Strategis Organisasi Kepemudaan
Forum Diskusi Politik tersebut menghadirkan tiga narasumber, yakni Wahyu, S.H., M.H., Nur Kholis Majid, serta Rakhmat Dhany, A.P., S.IP., M.AP., MIDS.

Ketiganya menyampaikan materi mengenai pentingnya peran organisasi kepemudaan dalam membangun budaya politik yang sehat, demokratis, dan berintegritas.

Wahyu, S.H., M.H., membawakan materi berjudul “Peran Strategis Organisasi Kepemudaan dalam Membangun Budaya Politik yang Sehat, Demokratis, dan Berintegritas.”

Dalam materinya dijelaskan bahwa tingginya partisipasi politik masyarakat belum tentu mencerminkan budaya demokrasi yang sehat. Demokrasi yang berkualitas tidak hanya dilihat dari banyaknya masyarakat yang terlibat dalam kegiatan politik, tetapi juga dari kesadaran, tanggung jawab, serta kedewasaan dalam menyikapi perbedaan pandangan.

Materi tersebut juga menekankan lima karakteristik budaya politik yang sehat, yakni partisipasi yang sadar dan bertanggung jawab, menghormati perbedaan pilihan dan pandangan, taat pada hukum, bersedia mempertanggungjawabkan kekuasaan dan keputusan, serta mengutamakan kepentingan umum.

Sementara itu, Nur Kholis Majid membawakan materi berjudul “Peran Organisasi Pemuda dalam Mendorong Budaya Politik Sehat.”
Dalam materi tersebut dibahas mengenai pemahaman politik dalam kehidupan bermasyarakat, termasuk pentingnya memandang politik sebagai sarana untuk mewujudkan keadilan, kesejahteraan, serta kepentingan bersama.

Materi ini juga menguraikan perbedaan antara politik kebangsaan dan politik praktis, serta pentingnya organisasi pemuda dalam membangun kesadaran politik yang positif di tengah masyarakat.

Adapun narasumber ketiga, Rakhmat Dhany, A.P., S.IP., M.AP., MIDS., menyampaikan materi berjudul “Peran Organisasi Kepemudaan dalam Mendorong Budaya Politik yang Sehat.”

Materi tersebut menjadi bagian dari pembahasan mengenai keterlibatan organisasi kepemudaan dalam kehidupan demokrasi serta pentingnya membangun partisipasi politik masyarakat yang bertanggung jawab.

Melalui pemaparan ketiga narasumber tersebut, organisasi kepemudaan diharapkan tidak hanya menjadi wadah kegiatan sosial dan kepemudaan, tetapi juga mampu berperan sebagai tempat pendidikan politik, pembentukan karakter, serta pembelajaran demokrasi bagi generasi muda.

Sesi Tanya Jawab Berlangsung Menarik dan Interaktif

Pada sesi akhir Forum Diskusi Politik, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang berlangsung menarik dan interaktif. Para peserta dari berbagai organisasi kepemudaan mendapatkan kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan, pandangan, serta berdiskusi langsung dengan ketiga narasumber.
Diskusi tersebut menjadi ruang bertukar pemikiran mengenai berbagai tantangan dalam membangun budaya politik yang sehat, pentingnya pendidikan politik bagi generasi muda, serta peran organisasi kepemudaan dalam meningkatkan kesadaran demokrasi di tengah masyarakat.
Antusiasme peserta dalam sesi tanya jawab turut menambah dinamika forum, sekaligus memperlihatkan pentingnya ruang dialog terbuka antarorganisasi kepemudaan untuk membangun pemahaman bersama tentang kehidupan politik yang santun, demokratis, dan bertanggung jawab.
Perkuat Sinergi Antarorganisasi Kepemudaan
Keikutsertaan PC GP Ansor Kabupaten Banjar dalam forum tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan dan kerja sama dengan pemerintah daerah serta berbagai organisasi kepemudaan dalam mendukung pembangunan daerah.
Forum ini sekaligus menjadi ruang untuk mempertemukan berbagai organisasi kepemudaan yang memiliki latar belakang berbeda, baik organisasi keagamaan, kemasyarakatan, maupun organisasi kepemudaan lainnya.
Perbedaan latar belakang tersebut diharapkan menjadi kekuatan dalam membangun kebersamaan, memperluas wawasan, serta menumbuhkan sikap saling menghormati dalam kehidupan demokrasi.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun komunikasi dan kerja sama yang semakin baik antarorganisasi kepemudaan di Kabupaten Banjar, sehingga mampu mendorong partisipasi generasi muda yang positif, meningkatkan kesadaran berdemokrasi, serta menciptakan budaya politik yang sehat dan bermartabat.
GP Ansor Kabupaten Banjar terus berkomitmen memperkuat kaderisasi, mengembangkan organisasi hingga tingkat desa, serta menghadirkan gerakan kepemudaan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Adapun 14 organisasi kepemudaan yang diundang dalam kegiatan tersebut, yakni DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Banjar, Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Banjar, Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Banjar, Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kabupaten Banjar, Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Banjar, Ikatan Pelajar Muhammadiyah Kabupaten Banjar, Fatayat NU Kabupaten Banjar, Nasyiatul Aisyiyah Kabupaten Banjar, Dewan Pengurus Daerah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPD BKPRMI) Kabupaten Banjar, Pemuda Panca Marga Kabupaten Banjar, Forum Kewirausahaan Pemuda (FKP) Kabupaten Banjar, Forum Komunikasi Pemuda Islam (FKPI) Kabupaten Banjar, Ormas Pemuda Tani Kabupaten Banjar, serta Ormas Garda Bangsa Kabupaten Banjar.

Editor : Ahmad Mursyidi