
Pasar Batuah Martapua/Foto Istimewa
Albanjari.com, Martapura – Dalam Islam, segala aktifitas yang berhubungan dengan keduniawian dapat menjadi ladang amal jika diniatkan dengan benar sesuai tuntunan syariat.
Salah satu aktifitas yang sering kita lakukan sehari-hari adalah pergi ke pasar atau mall untuk berjualan atau sekedar berbelanja.
Islam mengajarkan agar kita selalu berdoa mengingat Allah Swt meskipun masuk ke pasar atau mall yang penuh hiruk pikuk interaksi duniawi.
Dalam sebuah hadits dikatakan bahwa Allah Swt cinta mesjid membenci pasar sebagaimana diriwayatkan oleh Imam Muslim sebagai berikut ini:
أَحَبُّ الْبِلَادِ إِلَى اللَّهِ مَسَاجِدُهَا وَأَبْغَضُ الْبِلَادِ إِلَى اللَّهِ أَسْوَاقُهَا
Artinya, “Tempat yang paling Allah cintai adalah mesjid, dan tempat yang paling Allah benci adalah pasar.” (HR Muslim).
Masjid adalah tempat ibadah yang orang-orang berkumpul untuk mengingat Allah, berdoa, dan mempererat ukhuwah.
Sedangkan pasar sering menjadi tempat yang rawan untuk lalai dari zikir, dipenuhi tipu daya, dan ketamakan.
Namun tidak berarti pasar itu haram, hanya menunjukkan bahwa dalam pandangan syariat, nilai spiritual tempat berbeda-beda tergantung pada apa yang terjadi di dalamnya.
Hadits ini menjadi motivasi untuk memakmurkan masjid dan berhati-hati ketika berada di pasar agar tidak jatuh dalam kelalaian atau perbuatan dosa.
Rasulullah Saw dalam sebuah hadits mengajarkan doa masuk pasar. Diriwayatkan dari Umar bin Khattab Ra. yang telah memerintahkan umatnya agar selalu melafalkan doa tersebut. Dalam perintah itu terkandung keutamaan pahala yang istimewa sebagaimana Rasulullah Saw bersabda:
مَنْ دَخَلَ السُّوقَ فَقالَ: لا إِلهَ إِلاََّ اللَّهُ وَحْدَهُ لا شَريكَ لهُ، لَهُ المُلْكُ، وَلَهُ الحَمْدُ، يُحْيِي ويُمِيتُ، وَهُوَ حَيٌّ لا يَمُوتُ، بِيَدِهِ الخَيْرُ، وهُو على كُلّ شَيْءٍ قديرٌ؛ كَتبَ اللهُ لَهُ ألْفَ ألْفِ حسنةٍ، وَمَحَا عنهُ ألْفَ ألْفِ سيئةٍ، وَرَفَعَ لَهُ ألْفَ ألْفِ دَرَجَ
Artinya, “Barang siapa masuk pasar, kemudian dia membaca (doa masuk pasar), Allah akan mencatat untuknya sejuta kebaikan, dan menghapuskan darinya sejuta keburukan, mengangkat baginya sejuta derajat,” (HR Tirmidzi, Ibnu Majah, Al Hakim).
Kemudian Al Hakim Abu Abdulllah An Naisaburi dalam kitab al Mustadrak ‘ala Shahihain, pada sebagian jalur perawi ditambahkan sebagai berikut:
وَبَنى لَهُ بَيْتاً في الجَنَّةِ
Artinya, “Dan dia akan dibangunkan istana di surga.” (Imam Nawawi, Al Azkarun Nawawi, {Surabaya: Al Hidayah, t.th} hal.269)
Imam an-Nawawi dalam Syarah Shahih Muslim menerangkan alasan yang mendasari hadits tersebut, yaitu karena di pasar banyak sekali tindakan kecurangan, penipuan, riba, persaingan duniawi, dan terkadang membuat manusia lalai terhadap perintah-Nya.
Semoga kita dapat mengamalkan doa masuk pasar tersebut. Meskipun tidak berjualan ataupun berbelanja, hanya sekedar berlalu lalang saja kita dapat mengamalkannya.
Penulis : Ahmad Mursyidi
Editor : Muhammad Fahrie







