
FKPPS, PCNU dan Pimpinan Pondok usai melakukan rapat (foto istimewa)
Albanjari.com, Martapura – Forum Komunikasi Pondok Pesantren Salafiyah Kabupaten Banjar adakan rapat pada hari Kamis, (6/11/2025) di Gedung NU Martapura (Kantor PCNU Kabupaten Banjar) Kalimantan Selatan.
Rapat ini bertujuan untuk menyepakati rekomendasi/tuntutan kesederajatan ijazah pondok pesantren dengan sekolah formal dan ditandatangani 29 pimpinan pondok pesantren sebagai bentuk dukungan.

Wakil Ketua Tanfiziyah PCNU Kabupaten Banjar Ustadz Jauhari menghimbau kepada pimpinan/pengurus pondok, madrasah, majlis ta’lim yang sepakat dengan rekomendasi tuntutan ini diharapkan dan dipersilahkan untuk ikut tandatangan dan PCNU akan mendatangi ke tempatnya.
“Kami PCNU Kabupaten Banjar mengharapkan lebih banyak pesantren, madrasah, dan kyai yang mendukung serta ikut menandatangani surat rekomendasi ini, kalau misalnya pian kepala madrasah ingin ikut tandatangan sebagai bentuk dukungan dan ambil bagian dalam perjuangan ini maka kami dari PCNU akan mendatangi madrasah pian untuk minta tandatangan dengan cap stempel atau datang langsung ke gedung NU Martapura,” jelasnya
Ustadz Jauhari mengatakan tuntutan ini bukan berarti santri tidak sabar dan syukur dengan apa yang ada, tapi justru sabar dan syukur ini dijadikan sebagai senjata dalam memperjuangkan santri demi agama bangsa dan negara.
“Kita berkeyakinan negara dan bangsa ini akan berkembang menjadi lebih baik jika para santri diberi kesempatan untuk berkiprah dalam kehidupan di luar sajadah dan rehal yang selama ini mereka geluti,” ungkapnya yang merupakan salah satu perumus tuntutan ini.
Reporter : Ahmad Mursyidi Editor: Muhammad Fahrie






